Sebuah penelitian dari National Center for Biotechnology Information (NCBI) menyebutkan bahwa kelainan pada plasenta dan faktor genetik dapat berkontribusi terhadap terbentuknya kembar parasit.
Penyebab pastinya masih belum sepenuhnya dipahami, tetapi kondisi ini bisa terjadi secara spontan tanpa adanya faktor risiko yang jelas.
Seberapa Langka Kondisi Ini?
Kembar parasit adalah kondisi yang sangat jarang terjadi. Diperkirakan hanya sekitar 1 dari 500.000 kelahiran yang mengalami fenomena ini.
Baca Juga: Jelajahi Konsep Baru LOTTE Mart Kuningan City: Pengalaman Belanja Modern ala Korea
Beberapa kasus bahkan baru terdeteksi setelah bayi lahir karena keterbatasan alat diagnostik pada tahap kehamilan.
Kembar parasit lebih sering ditemukan di negara-negara dengan akses terbatas terhadap pemeriksaan prenatal.
Di negara dengan fasilitas medis maju, kondisi ini bisa dideteksi sejak dalam kandungan melalui USG atau pencitraan medis lainnya.
Namun, ada juga kasus di mana kembar parasit baru terlihat jelas setelah bayi berkembang beberapa bulan atau tahun setelah kelahiran.
Salah satu kasus terkenal dalam dunia medis adalah kasus Ischiopagus Parasiticus, di mana seorang bayi lahir dengan bagian tubuh kembar yang tidak berkembang menempel pada tubuhnya.
Baca Juga: Moms, Ini 7 Manfaat Menggendong Bayi
Dalam kasus ini, pembedahan dilakukan untuk memisahkan bagian tubuh yang tidak diperlukan agar bayi dapat tumbuh dengan normal.
Jenis-Jenis Kembar Parasit
Kembar parasit dapat muncul dalam berbagai bentuk, tergantung pada bagian tubuh mana yang berkembang dan menempel pada kembar utama.
Berikut beberapa jenis yang telah dilaporkan dalam dunia medis:
Artikel Terkait
Peningkatan Suhu Tubuh, Indikasi Awal Hamil Muda yang Sering Terabaikan
Kelelahan Ekstrem, Ciri-ciri Hamil Muda yang Kerap Tak Disadari
Mood Sering Berubah-ubah adalah Tanda-tanda Hamil Muda, Kapan Perlu Konsultasi?
Peningkatan Indra Penciuman, Tanda Unik yang Dialami Sebagian Wanita Saat Hamil Muda
Setelah di Testpack Hasilnya Negatif? Belum Tentu Tidak Hamil