SMARTPARENT.ID - Zat besi adalah mineral penting yang dibutuhkan tubuh untuk memproduksi hemoglobin, protein dalam sel darah merah yang berfungsi mengangkut oksigen ke seluruh tubuh.
Selama kehamilan, kebutuhan zat besi meningkat secara signifikan karena volume darah bertambah hingga hampir 50 persen untuk mendukung perkembangan janin dan plasenta.
Kekurangan zat besi bisa menyebabkan anemia defisiensi besi, yang dapat berdampak buruk pada ibu dan bayi, seperti kelelahan ekstrem, risiko kelahiran prematur, dan berat badan lahir rendah.
Baca Juga: Mitos dan Fakta Seputar Pola Makan Ibu Hamil
Mengapa Zat Besi Penting untuk Ibu Hamil?
Menurut World Health Organization (WHO), sekitar 40% ibu hamil di dunia mengalami anemia, dengan sebagian besar kasus disebabkan oleh kekurangan zat besi.
Anemia pada ibu hamil dapat meningkatkan risiko komplikasi seperti:
Kelelahan dan lemahnya daya tahan tubuh – Ibu hamil yang kekurangan zat besi sering merasa lelah, lemah, dan sulit berkonsentrasi.
Risiko kelahiran prematur – Studi yang diterbitkan dalam The American Journal of Clinical Nutrition menemukan bahwa ibu hamil dengan kadar zat besi rendah lebih rentan mengalami kelahiran prematur dan bayi dengan berat badan lahir rendah.
Gangguan perkembangan janin – Zat besi berperan dalam perkembangan otak dan sistem saraf bayi. Kekurangan zat besi selama kehamilan dapat berdampak pada kemampuan kognitif anak di kemudian hari.
Baca Juga: Ini Dia Asupan Buah Terbaik untuk Ibu Hamil
Makanan Kaya Zat Besi untuk Ibu Hamil
Zat besi bisa diperoleh dari dua sumber utama: zat besi heme (berasal dari hewani) dan zat besi non-heme (berasal dari tumbuhan).
Sumber Zat Besi Heme (Mudah Diserap oleh Tubuh)
Artikel Terkait
Makanan Wajib untuk Ibu Hamil, Nutrisi Penting untuk Perkembangan Janin
Susu Sapi VS Susu Nabati, Mana yang Terbaik untuk Ibu Hamil?
Pentingnya Asupan Omega-3 untuk Ibu Hamil, Ini Dia Sumber Terbaiknya
Ini Dia Asupan Buah Terbaik untuk Ibu Hamil
Mitos dan Fakta Seputar Pola Makan Ibu Hamil