Bagaimana Cara Menghitung Umur Kehamilan? Berikut Beberapa Diantaranya

Photo Author
Agnia Qurota Ayun, Smart Parent
- Jumat, 24 April 2026 | 21:38 WIB
Menghitung umur kehamilan (Freepik/prostooleh)
Menghitung umur kehamilan (Freepik/prostooleh)
BANDUNG, SMARTPARENT.ID - Menghitung umur kehamilan biasanya diperlukan untuk memantau perkembangan janin dan menentukan perkiraan waktu persalinan.
 
Beberapa cara yang sering digunakan dan telah teruji akurasinya adalah sebagai berikut.

1. Berdasarkan Hari Pertama Haid Terakhir (HPHT)
 
Cara yang paling umum digunakan oleh tenaga medis adalah berdasarkan Hari Pertama Haid Terakhir (HPHT).
 
 
Rumus dasar (Naegele):
  • Tambahkan 7 hari
  • Kurangi 3 bulan
  • Tambahkan 1 tahun

Metode ini efektif jika digunakan pada wanita dengan siklus menstruasi yang teratur (sekitar 28 hari).

Karena ovulasi diasumsikan terjadi di hari ke-14, maka akurasinya bisa berkurang apabila siklus haid tidak teratur.

Baca Juga: Review Buku Speaking English in Professional Situations Karya Yohanes Sanaha Purba

2. Menggunakan Pemeriksaan USG (Ultrasonografi)

Para dokter spesialis kandungan sangat mengandalkan USG, terutama pada trimester pertama.

Pada tahap ini, ukuran janin (crown-rump length) masih sangat konsisten sehingga dapat memberikan estimasi usia kehamilan yang lebih akurat.

Keunggulan metode ini:

  • Lebih akurat dibanding HPHT pada banyak kasus
  • Dapat digunakan jika ibu lupa HPHT
  • Membantu mendeteksi perkembangan janin secara langsung

Baca Juga: Review Buku Speaking English in Professional Situations Karya Yohanes Sanaha Purba

3. Berdasarkan Tinggi Fundus Uteri

Metode ini dilakukan dengan mengukur jarak dari tulang kemaluan (simfisis pubis) hingga puncak rahim (fundus).

Biasa digunakan setelah usia kehamilan memasuki trimester kedua atau pada usia 20–36 minggu.

Sebagai patokan:

Tinggi fundus (cm) ≈ usia kehamilan (minggu)

Baca Juga: Marak Anak Terpapar Judi Online hingga Pornografi, KPAI: PP Tunas Jadi Benteng Baru Anak Indonesia  

Namun, metode ini hanya bersifat perkiraan dan bisa dipengaruhi oleh beberapa faktor; Seperti, jumlah air ketuban, kehamilan kembar, posisi janin, berat badan atau ukuran janin.

4. Menghitung Berdasarkan Gerakan Janin

Ibu hamil biasanya mulai merasakan gerakan janin pada:

Halaman:

Editor: Agnia Qurota Ayun

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Mitos dan Fakta Seputar Pola Makan Ibu Hamil

Jumat, 31 Januari 2025 | 16:40 WIB

Ini Dia Asupan Buah Terbaik untuk Ibu Hamil

Jumat, 31 Januari 2025 | 16:34 WIB

Terpopuler

X