SMARTPARENT.ID - Banyak nasihat tentang pola makan ibu hamil yang beredar di masyarakat, tapi tidak semuanya benar.
Beberapa di antaranya hanyalah mitos yang tidak memiliki dasar ilmiah, sementara yang lain memang didukung oleh penelitian medis.
Pola makan selama kehamilan memainkan peran penting dalam kesehatan ibu dan perkembangan janin, sehingga penting untuk memilah informasi yang benar.
Baca Juga: Ini Dia Asupan Buah Terbaik untuk Ibu Hamil
Mitos 1: Ibu Hamil Harus Makan untuk Dua Orang
Fakta: Kebutuhan kalori ibu hamil memang meningkat, tetapi bukan berarti harus makan dua kali lipat.
The American College of Obstetricians and Gynecologists (ACOG) menyarankan bahwa di trimester pertama, kebutuhan kalori ibu hamil tidak jauh berbeda dari sebelum hamil.
Baru pada trimester kedua dan ketiga, tambahan kalori dibutuhkan, sekitar 300–450 kalori per hari, tergantung pada kondisi ibu dan janin. Fokusnya bukan pada jumlah makanan, tetapi kualitas nutrisi yang dikonsumsi.
Baca Juga: Pentingnya Asupan Omega-3 untuk Ibu Hamil, Ini Dia Sumber Terbaiknya
Mitos 2: Semua Ikan Harus Dihindari Karena Kandungan Merkuri
Fakta: Tidak semua ikan mengandung kadar merkuri tinggi. Menurut Centers for Disease Control and Prevention (CDC), ikan seperti salmon, sarden, dan ikan trout merupakan sumber protein dan asam lemak omega-3 yang baik untuk perkembangan otak bayi.
Ibu hamil hanya perlu menghindari ikan dengan kadar merkuri tinggi seperti hiu, king mackerel, dan ikan todak.
Mitos 3: Makanan Pedas Bisa Menyebabkan Keguguran
Fakta: Hingga saat ini, belum ada bukti ilmiah yang menunjukkan bahwa makanan pedas bisa menyebabkan keguguran.
Artikel Terkait
Peningkatan Indra Penciuman, Tanda Unik yang Dialami Sebagian Wanita Saat Hamil Muda
Setelah di Testpack Hasilnya Negatif? Belum Tentu Tidak Hamil
Makanan Wajib untuk Ibu Hamil, Nutrisi Penting untuk Perkembangan Janin
Susu Sapi VS Susu Nabati, Mana yang Terbaik untuk Ibu Hamil?
Pentingnya Asupan Omega-3 untuk Ibu Hamil, Ini Dia Sumber Terbaiknya
Ini Dia Asupan Buah Terbaik untuk Ibu Hamil