Telat Haid pada Remaja, Penyebab dan Kapan Harus Khawatir

Photo Author
Saeful Imam, Smart Parent
- Kamis, 31 Oktober 2024 | 21:57 WIB
Telat haid yang perlu dikhawatirkan (HeAlwaySmile/pixabay)
Telat haid yang perlu dikhawatirkan (HeAlwaySmile/pixabay)

Gaya hidup dan pola makan juga memainkan peran penting dalam mengatur siklus menstruasi. Remaja yang tidak makan dengan pola gizi seimbang atau sering melakukan diet ketat berisiko mengalami ketidakseimbangan hormon.

Diet yang kurang nutrisi, terutama kekurangan lemak sehat, bisa memengaruhi produksi hormon yang dibutuhkan untuk ovulasi.

Remaja dengan pola makan yang tidak seimbang atau mengalami gangguan makan, seperti anoreksia atau bulimia, cenderung mengalami telat haid atau bahkan amenore (berhenti haid).

Baca Juga: Telat Haid, Apakah Ini Tanda Awal Kehamilan?

3. Pengaruh Kesehatan Mental

Kesehatan mental yang terganggu, seperti kecemasan atau depresi, juga dapat memengaruhi siklus menstruasi.

Remaja yang mengalami tekanan emosional atau masalah kesehatan mental lainnya sering kali mengalami gangguan pada siklus haid mereka.

Stres kronis dan gangguan emosional dapat menyebabkan otak melepaskan hormon stres (kortisol) yang menghambat proses ovulasi, sehingga menstruasi menjadi tidak teratur atau terlambat.

4. Kondisi Kesehatan yang Mungkin Menyebabkan Telat Haid

Meskipun sebagian besar kasus telat haid pada remaja disebabkan oleh perubahan hormon atau gaya hidup, ada beberapa kondisi medis yang bisa menjadi penyebab.

Berikut beberapa kondisi kesehatan yang mungkin perlu diwaspadai:

Sindrom Ovarium Polikistik (PCOS): PCOS adalah kondisi yang menyebabkan ketidakseimbangan hormon dan dapat mengganggu siklus menstruasi.

Baca Juga: Yuk Ajak Anak Makan Buah dan Sayur, Kaya Nutrisi Lo Moms

Remaja dengan PCOS sering kali mengalami menstruasi yang tidak teratur, jerawat, atau pertumbuhan rambut berlebihan.

Gangguan Tiroid: Kelenjar tiroid yang terlalu aktif (hipertiroidisme) atau kurang aktif (hipotiroidisme) dapat mengganggu siklus menstruasi dengan memengaruhi produksi hormon dalam tubuh.

Halaman:

Editor: Saeful Imam

Sumber: Health

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Mitos dan Fakta Seputar Pola Makan Ibu Hamil

Jumat, 31 Januari 2025 | 16:40 WIB

Ini Dia Asupan Buah Terbaik untuk Ibu Hamil

Jumat, 31 Januari 2025 | 16:34 WIB
X