SMARTPARENT.ID - Menunggu haid yang tak kunjung datang bisa menimbulkan berbagai perasaan, dari rasa penasaran hingga kekhawatiran.
Bagi banyak wanita, telat haid sering dianggap sebagai tanda pertama kemungkinan kehamilan.
Baca Juga: Yuk Ajak Anak Makan Buah dan Sayur, Kaya Nutrisi Lo Moms
Namun, tidak semua telat haid berarti sedang hamil, karena ada banyak faktor lain yang dapat memengaruhi siklus menstruasi.
1. Telat Haid sebagai Tanda Awal Kehamilan
Telat haid sering kali menjadi indikasi awal bahwa tubuh sedang menjalani perubahan signifikan, termasuk kehamilan.
Menurut Mayo Clinic, perubahan hormon selama kehamilan dapat menyebabkan terhentinya siklus menstruasi yang biasanya terjadi setiap bulan.
Ketika terjadi pembuahan, tubuh mulai memproduksi hormon hCG (human chorionic gonadotropin), yang berfungsi untuk mempertahankan kehamilan dan mencegah terjadinya haid.
Baca Juga: Bisakah Bayi Terkena Eksim? Lalu, Apa Saja Tandanya?
American Pregnancy Association menyebutkan bahwa sebagian besar wanita akan mengalami telat haid sebagai tanda awal kehamilan.
Namun, waktu terjadinya gejala ini dapat bervariasi.
Telat haid biasanya mulai disadari sekitar satu hingga dua minggu setelah pembuahan terjadi, meski bagi beberapa wanita, telat haid bisa muncul lebih awal atau bahkan lebih lama.
2. Perbedaan Gejala Telat Haid karena Kehamilan dan PMS
Membedakan telat haid sebagai tanda kehamilan dari gejala PMS kadang menjadi tantangan tersendiri.
Artikel Terkait
Nanas vs Buah-buahan lain, Mana yang Sebaiknya Dipilih oleh Ibu Hamil?
Ini Kelebihan Nanas Dibandingkan dengan Buah-buahan lain bagi Ibu Hamil
Pilihan Buah Alternatif yang Lebih Aman untuk Ibu Hamil Trimester Pertama
Mengenal Suplemen Bromelain, Amankah Bagi Ibu Hamil?
Banyak yang Belum Tahu, Gerakan Janin Dipengaruhi Kesehatan Mental Ibu Hamil
Tidak Selalu karena Hamil! Penyebab Telat Haid dan Cara Mengatasinya