SMARTPARENT.ID - Meskipun cara paling akurat untuk mengonfirmasi ovulasi adalah dengan ultrasound atau tes darah hormonal yang dipesan oleh dokter, terdapat beberapa opsi untuk melacak ovulasi di rumah.
Kit Prediktor Ovulasi (OPK):
Kit ini tersedia bebas di apotek. Kit ini mendeteksi keberadaan hormon luteinizing (LH) dalam urine, yang biasanya menunjukkan bahwa ovulasi akan segera terjadi.
Monitor Kesuburan:
Juga tersedia bebas di pasaran. Monitor ini melacak dua hormon — estrogen dan LH — untuk membantu mengidentifikasi jendela subur.
Monitor kesuburan biasanya lebih mahal dibandingkan alat yang hanya melacak LH.
Beberapa monitor mengklaim dapat mendeteksi 4 atau lebih hari subur setiap bulan dengan akurasi 99 persen.
Baca Juga: Ingin Segera Punya Anak, Coba Cara Cepat Hamil Bersama Pasangan
Selalu ikuti instruksi dari pabrik untuk memastikan penggunaan alat pelacak di rumah dengan benar.
Konsultasikan dengan dokter atau apoteker untuk menentukan alat mana yang tepat.
Ovulasi Tidak Teratur
Jika melacak ovulasi dari bulan ke bulan, mungkin Ibu menyadari bahwa ovulasi tidak terjadi secara teratur atau bahkan tidak terjadi sama sekali.
Ini adalah alasan untuk berbicara dengan dokter.
Baca Juga: Perlukah Suplemen Kalsium Saat Hamil? Adakah Efek Sampingnya?
Artikel Terkait
Kapan Hamil? Film Komedi Romantis yang Layak Ditonton karena Ceritakan Perjuangan Pasangan Dapatkan Momongan
Hasil Test Pack 2 Garis tapi yang 1 Samar, Apakah Hamil?
Bila Hasil Testpack Garis 2 tapi Samar, Boleh Jadi Anda Benar-benar Hamil!
Berapa Kebutuhan Kalsium Saat Hamil? Ternyata ini Jawabannya
Perlukah Suplemen Kalsium Saat Hamil? Adakah Efek Sampingnya?
Ingin Segera Punya Anak, Coba Cara Cepat Hamil Bersama Pasangan