SMARTPARENT.ID - Kehamilan adalah fase penting yang membutuhkan perhatian khusus terhadap asupan nutrisi.
Janin yang sedang berkembang bergantung sepenuhnya pada makanan yang dikonsumsi ibu untuk mendapatkan nutrisi yang dibutuhkan.
Menurut American Pregnancy Association, Mayo Clinic, dan National Institutes of Health (NIH), ada beberapa nutrisi utama yang wajib dikonsumsi ibu hamil, yaitu asam folat, zat besi, kalsium, protein, dan DHA.
Baca Juga: 6 Mitos Tentang Kembar Parasit yang Masih Dipercaya
Nutrisi ini berperan dalam pertumbuhan otak, pembentukan sel darah, serta perkembangan tulang dan organ tubuh janin.
1. Asam Folat, Mencegah Cacat Tabung Saraf
Asam folat sangat penting dalam trimester pertama kehamilan untuk mencegah cacat lahir pada otak dan sumsum tulang belakang bayi.
NIH merekomendasikan ibu hamil mengonsumsi setidaknya 600 mikrogram asam folat per hari. Sumber alami asam folat meliputi:
- Sayuran hijau seperti bayam dan brokoli
- Kacang-kacangan, seperti kacang merah dan kacang hitam
- Jeruk dan pisang
- Sereal yang diperkaya asam folat
Baca Juga: Mereka Butuh Dukungan! Perhatikan Mental Orangtua yang Memiliki Bayi dengan Kembar Parasit
2. Zat Besi, Mencegah Anemia pada Ibu dan Bayi
Zat besi diperlukan untuk meningkatkan produksi sel darah merah, yang membawa oksigen ke janin. Kekurangan zat besi dapat menyebabkan anemia, yang meningkatkan risiko persalinan prematur dan berat badan lahir rendah.
NIH menyarankan ibu hamil mengonsumsi 27 mg zat besi per hari. Makanan kaya zat besi antara lain: