SMARTPARENT.ID - Kembar parasit? Ya, kehamilan kembar tidak selamanya terdengar menyenangkan.
Ada banyak risiko atau gangguan saat seorang ibu mengandung janin kembar, salah satunya kembar parasit.
Kembar parasit adalah kondisi medis langka yang terjadi ketika satu janin dalam kehamilan kembar tidak berkembang sempurna dan bergantung sepenuhnya pada saudara kembarnya yang lebih dominan.
Baca Juga: Rayakan Satu Dekade IFEX, Pameran Mebel dan Kerajinan Unggulan Indonesia Kembali Hadir di 2025
Tidak seperti kembar siam yang memiliki organ berfungsi sendiri, kembar parasit hanya berupa bagian tubuh yang menempel pada kembar utamanya tanpa kemampuan hidup mandiri.
Fenomena ini menarik perhatian dunia medis karena masih menyimpan banyak misteri dalam proses perkembangan embrio manusia.
Bagaimana Kembar Parasit Terbentuk?
Menurut Journal of Pediatric Surgery, kembar parasit terbentuk akibat pembelahan sel yang tidak sempurna pada tahap awal perkembangan embrio.
Biasanya, dalam kehamilan kembar identik, zigot membelah menjadi dua embrio yang berkembang menjadi dua individu.
Namun, dalam kasus kembar parasit, salah satu embrio gagal berkembang secara mandiri, menyebabkan ia bergantung pada saudara kembarnya.
Baca Juga: 5 Tips Makin Produktif Dengan HUAWEI MatePad 12 X di Mana Saja dan Kapan Saja
Kondisi ini terjadi ketika satu janin tidak mendapatkan suplai darah yang cukup atau mengalami gangguan dalam perkembangan organ.
Akibatnya, tubuhnya tidak terbentuk dengan sempurna, dan ia menjadi bagian dari tubuh kembar yang sehat.
Dalam beberapa kasus, kembar parasit hanya memiliki jaringan tubuh seperti lengan, kaki, atau kepala tanpa fungsi otak atau organ vital lainnya.