kehamilan

Ini Dampak Negatif CTM untuk Ibu Hamil, Berisiko Sebabkan Gangguan Janin

Jumat, 19 April 2024 | 21:20 WIB
Hati-hati mengonsumsi obat sembarangan termasuk ctm saat hamil akan berdampak pada janin yang dikandung (jcomp)

Dokter harus mempertimbangkan manfaat pengobatan terhadap potensi efek teratogenik sebelum menggunakan obat apa pun selama kehamilan.

Keamanan Obat Antihistamin Selama Kehamilan

 American College of Obstetricians and Gynecologists (ACOG) dan The American College of Allergy, Asthma and Immunology (ACAAI) telah merekomendasikan klorfeniramin dan tripelennamine sebagai antihistamin pilihan untuk wanita hamil.

Mereka juga merekomendasikan cetirizine dan loratadine setelah trimester pertama pada pasien yang tidak dapat mentoleransi atau tidak berespon terhadap dosis maksimal klorfeniramin atau tripelennamine.

Baca Juga: Jika Tak Ditangani, Alergi Dapat Menghambat Prestasi dan Tumbuh Kembang Anak

 

Jika antihistamin harus diresepkan maka obat generasi pertama harus lebih diutamakan dan di antaranya klorfeniramin, deksklorfeniramin, dan hidroksizin harus menjadi obat pilihan pertama.

Pasien juga harus disarankan untuk banyak minum air putih saat mengonsumsi antihistamin selama kehamilan untuk mengatasi efek samping antikolinergik. Mereka juga harus disarankan untuk segera melakukan konsultasi ginekologi jika menemukan adanya perubahan pada frekuensi gerakan bayi atau peningkatan kontraksi setelah mengonsumsi obat.

Jika agen generasi kedua harus digunakan maka loratadine atau cetirizine sebaiknya dipilih karena obat-obatan tersebut telah dipelajari secara luas untuk kemungkinan efek teratogeniknya dan sampai saat ini diketahui bersifat nonteratogenik.

Kedua agen ini merupakan agen kategori kehamilan B. Agen generasi kedua sebaiknya digunakan setelah trimester pertama jika diperlukan dan sebaiknya dihindari pada awal kehamilan ketika organogenesis berlangsung.

Kesimpulannya antihistamin generasi pertama seperti chlorpheniramine, hydroxyzine, dan dexchlorpheniramine merupakan antihistamin yang paling aman untuk digunakan pada kehamilan.

Untuk itu, Moms sebaiknya berhati-hati sebelum mengonsumsi obat CTM dan perlu berkonsultasi dengan tenaga medis demi keamanan ibu hamil dan janin. 

Baca Juga: Morinaga Allergy Week 2023: Alergi Bukan Halangan Bagi Anak Wujudkan Potensi

 

Halaman:

Tags

Terkini

Mitos dan Fakta Seputar Pola Makan Ibu Hamil

Jumat, 31 Januari 2025 | 16:40 WIB

Ini Dia Asupan Buah Terbaik untuk Ibu Hamil

Jumat, 31 Januari 2025 | 16:34 WIB