Sering Dianggap Musuh oleh Ibu Hamil Muda, ini Penjelasan Nanas dari Para Ahli

Photo Author
Saeful Imam, Smart Parent
- Jumat, 27 September 2024 | 11:20 WIB
Ternyata kandungan bromelain dalam nanas diduga memicu kontraksi (WebTechExperts/pixabay)
Ternyata kandungan bromelain dalam nanas diduga memicu kontraksi (WebTechExperts/pixabay)

SMARTPARENT.ID - Kehamilan adalah masa penuh kebahagiaan dan kewaspadaan, terutama pada trimester pertama yang sering dianggap sebagai periode paling sensitif. Selama masa ini, ibu hamil kerap diberi banyak nasihat tentang makanan yang boleh dan tidak boleh dikonsumsi.

Salah satu buah yang sering menjadi perdebatan adalah nanas. Banyak orang percaya bahwa mengonsumsi nanas di awal kehamilan dapat memicu keguguran karena kandungan enzim bromelain dalam buah tersebut. 

Enzim Bromelain dalam Nanas dan Pengaruhnya pada Kehamilan Nanas mengandung enzim proteolitik yang disebut bromelain.

Baca Juga: Bisa Atasi Mual Muntah, ini Manfaat Nanas untuk Ibu Hamil yang Banyak Tak Diketahui

Enzim ini terutama terkonsentrasi di batang nanas, meskipun dalam jumlah kecil juga terdapat di daging buahnya.

Bromelain dikenal memiliki kemampuan memecah protein dan memiliki sifat anti-inflamasi.

Namun, kekhawatiran muncul karena bromelain dianggap dapat mempengaruhi rahim dan memicu kontraksi.

Secara teori, bromelain dapat melunakkan serviks (leher rahim) dan menyebabkan kontraksi rahim, yang meningkatkan risiko keguguran pada awal kehamilan. Kontraksi rahim pada trimester pertama dapat menyebabkan pelepasan embrio yang belum stabil, yang tentu saja berpotensi berbahaya bagi perkembangan janin.

Meskipun demikian, sebagian besar studi menunjukkan bahwa jumlah bromelain dalam nanas segar yang biasanya dikonsumsi sangat kecil sehingga tidak menimbulkan efek signifikan pada rahim.

Baca Juga: Benarkah Makan Nanas Saat Hamil Muda Dapat Memicu Keguguran?

Namun, karena enzim ini terdapat dalam bentuk yang lebih terkonsentrasi dalam suplemen bromelain atau konsumsi nanas dalam jumlah besar, para ahli menyarankan agar ibu hamil menghindari suplemen bromelain dan konsumsi nanas dalam jumlah berlebihan, terutama pada trimester pertama.

Konsumsi Nanas pada Trimester Pertama: Kapan Perlu Dihindari? Trimester pertama adalah masa krusial dalam kehamilan di mana organ-organ penting janin mulai berkembang, dan risiko keguguran relatif lebih tinggi dibandingkan dengan trimester berikutnya.

Dalam konteks ini, kekhawatiran terkait nanas muncul karena risiko hipotetis yang ditimbulkan oleh bromelain dalam memicu kontraksi rahim.

Meskipun tidak ada bukti kuat yang menunjukkan bahwa konsumsi nanas dalam jumlah moderat dapat menyebabkan keguguran, sebagian ahli menyarankan agar ibu hamil berhati-hati terhadap konsumsi nanas pada awal kehamilan, terutama dalam jumlah besar.

Halaman:

Editor: Saeful Imam

Sumber: American Pregnancy Association

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Mitos dan Fakta Seputar Pola Makan Ibu Hamil

Jumat, 31 Januari 2025 | 16:40 WIB

Ini Dia Asupan Buah Terbaik untuk Ibu Hamil

Jumat, 31 Januari 2025 | 16:34 WIB

Terpopuler

X