Makanan hambar, seperti pisang, nasi, saus apel, dan roti panggang mungkin mudah dicerna.
Makanan asin mungkin bermanfaat, begitu pula makanan yang mengandung jahe — seperti permen jahe.
Baca Juga: Sudah Pakai KB Implan, Kok Tetap Hamil? Ternyata ini Penyebabnya
Sering-seringlah ngemil
Sebelum bangun tidur di pagi hari, makanlah beberapa biskuit soda atau sepotong roti panggang kering.
Makanlah camilan sepanjang hari, daripada makan tiga kali dalam porsi besar. Anda tidak ingin merasa terlalu kenyang, tetapi perut yang kosong juga dapat memperparah rasa mual.
Minum banyak cairan. Minum air putih, ginger ale asli, atau teh jahe. Cobalah minum 6 hingga 8 gelas cairan tanpa kafein setiap hari.
Perhatikan pemicu mual. Hindari makanan atau bau yang tampaknya memperparah mual.
Baca Juga: Mengapa Ibu Hamil Perlu Berhati-hati Saat Minum Susu dan Olahannya?
Berhati-hatilah dengan vitamin prenatal. Jika Anda merasa mual setelah mengonsumsi vitamin prenatal, konsumsilah vitamin tersebut bersama camilan atau sebelum tidur.
Atau cobalah vitamin yang dapat dikunyah atau dikunyah.
Jika langkah-langkah ini tidak membantu, tanyakan kepada penyedia layanan kesehatan Anda tentang cara lain untuk mendapatkan zat besi dan vitamin yang Anda butuhkan selama kehamilan.
Bilas mulut Anda setelah muntah. Asam dari lambung dapat merusak email gigi.
Jika memungkinkan, bilas mulut Anda dengan secangkir air yang dicampur dengan satu sendok teh soda kue. Ini akan membantu melindungi gigi Anda.
Artikel Terkait
Jaga Kecukupan Hidrasi, Ini Manfaat Lain Buah Naga untuk Ibu Hamil
Sedapat Mungkin Hindari! ini 8 Bahaya Asap Rokok Bagi Ibu Hamil
Mengapa Ibu Hamil Perlu Berhati-hati Saat Minum Susu dan Olahannya?
Sudah Pakai KB Implan, Kok Tetap Hamil? Ternyata ini Penyebabnya
10 Pilihan Minuman Sehat Terbaik Bagi Ibu Hamil, Salah Satunya Air Kelapa Hijau
Apakah Kalau Sudah Gunakan Kondom Masih Bisa Tetap Hamil?