Namun, karena mangga memiliki kandungan gula alami yang cukup tinggi, konsumsi berlebihan perlu dihindari, terutama bagi ibu dengan risiko diabetes gestasional.
5. Apel
Apel mengandung berbagai vitamin dan mineral penting, seperti vitamin C, serat, dan kalium.
Sebuah studi dalam Journal of Nutritional Biochemistry menunjukkan bahwa konsumsi apel selama kehamilan dapat membantu mengurangi risiko asma dan alergi pada bayi di kemudian hari.
Serat dalam apel juga bermanfaat dalam menjaga kesehatan pencernaan dan mengontrol kadar gula darah.
Baca Juga: Mereka Butuh Dukungan! Perhatikan Mental Orangtua yang Memiliki Bayi dengan Kembar Parasit
Selain itu, apel memiliki indeks glikemik yang rendah, sehingga cocok untuk ibu hamil yang ingin menjaga berat badan tetap stabil.
6. Buah Beri (Stroberi, Blueberry, Raspberry)
Buah beri kaya akan antioksidan, serat, dan vitamin C. Antioksidan dalam buah beri membantu melindungi sel-sel tubuh dari stres oksidatif, yang bisa berkontribusi pada komplikasi kehamilan.
Selain itu, buah beri mengandung karbohidrat sehat yang memberikan energi tanpa meningkatkan kadar gula darah secara drastis. Kandungan seratnya juga membantu mengurangi risiko sembelit dan menjaga kesehatan sistem pencernaan.
7. Pepaya Matang
Pepaya matang kaya akan vitamin C, serat, dan enzim pencernaan alami yang membantu mencegah sembelit.
Namun, penting untuk memastikan bahwa pepaya yang dikonsumsi sudah matang, karena pepaya mentah mengandung lateks yang bisa memicu kontraksi rahim.
Baca Juga: Tidak Gampang, Proses Operasi Pemisahan Kembar Parasit dari Bayi
Vitamin A dalam pepaya juga membantu perkembangan mata janin, sementara kandungan airnya membantu menjaga hidrasi tubuh ibu.