SMARTPARENT.ID - Faktanya, kurma merupakan camilan yang baik untuk membantu menahan keinginan mengonsumsi gula.
Mengonsumsi beberapa kurma sebagai pengganti es krim atau permen dapat membantu memuaskan keinginan akan makanan manis.
Sebuah penelitian terhadap ibu dan anak-anak mereka menemukan bahwa pola makan tinggi gula selama kehamilan dapat memengaruhi fungsi otak anak.
Baca Juga: Manfaat Kurma untuk Ibu Hamil, Menjadikan Janin Cerdas Sejak Dalam Kandungan
Namun, mengonsumsi gula alami dari buah-buahan, seperti kurma, dikaitkan dengan skor kecerdasan yang lebih tinggi.
Meskipun kurma aman dikonsumsi selama kehamilan, ada beberapa hal yang perlu diingat:
Tinggi kalori. Kurma mengandung banyak kalori dan karbohidrat, jadi perhatikan jumlah yang Anda konsumsi per hari.
Satu porsi kurma seberat 100 gram, atau sekitar empat kurma tanpa biji, mengandung sekitar 277 kalori.
Jumlah ini kurang dari 300 kalori tambahan yang dibutuhkan pada trimester kedua.
Alergen potensial. Beberapa orang mungkin alergi terhadap kurma dan harus menghindarinya.
Baca Juga: Jangan Dibiarkan, Ini 5 Langkah Jitu Mengatasi Sulit Tidur Pada Ibu Hamil
Apakah Kurma Bisa Memicu Persalinan Prematur?
Banyak orang telah lama percaya bahwa kurma membantu mempercepat persalinan.
Ada beberapa bukti yang menunjukkan bahwa mengonsumsi kurma dapat membantu memperpendek persalinan, tetapi belum tentu mempercepatnya.