Moms Ini Cara Menggunakan Testpack Yang Benar

Photo Author
Irfan Hasuki, Smart Parent
- Selasa, 31 Desember 2024 | 11:47 WIB
Selain hamil, ada beberapa penyebab telatnya menstruasi (bing ai)
Selain hamil, ada beberapa penyebab telatnya menstruasi (bing ai)

SMARTPARENT.ID Meskipun sudah telat haid dua minggu, seorang ibu muda masih tetap cuek karena alat tes kehamilan yang digunakannya menunjukkan tanda negatif, dia berpikir bahwa dirinya tidak sedang hamil. Namun setelah dipaksa sang suami agar segera memeriksakan diri ke dokter kandungan barulah dia mau melakukan tes lebih lanjut. Ternyata, si istri positif hamil. Pemeriksaan, menyatakan bahwa ibu muda tersebut positif hamil enam minggu.

Baca Juga: Kanker Rahim, Gejala dan Pengobatannya (1)

Memang, cara mudah untuk mendeteksi adanya kehamilan adalah dengan menggunakan alat tes kehamilan yang lebih dikenal dengan test pack. Hal ini didukung dengan mudahnya mendapatkan alat ini karena sudah dijual bebas juga cara menggunakannya sangat mudah dan bisa dilakukan oleh siapa saja.

Alat ini, merupakan alat yang cukup sensitif yang bila dicelupkan ke dalam urin dapat mendeteksi apakah seorang ibu sudah positif hamil atau tidak. Lebih tepatnya, tes kehamilan ini digunakan untuk mengecek kadar hormon Human Chorionic Gonadotropin (HCG) di dalam darah. Hormon HCG adalah jenis hormon kehamilan yang diproduksi dalam plasenta sesaat setelah janin menempel pada rahim ibu.

Kapan Waktu Tepat Menggunakannya?

Umumnya yang terjadi di masyarakat, ibu baru menggunakan alat ini bila sudah mengalami telat haid. Beberapa hari setelah telat haid, ibu baru melakukan tes apakah telat haidnya karena positif hamil atau tidak. Sebenarnya, untuk menggunakan alat ini ibu tidak perlu menunggu telat haid tetapi bisa dilakukan 16 hari setelah berhubungan badan. Bahkan terkadang alat ini bisa mendeteksi kehamilan 7-10 hari setelah berhubungan intim. Dengan catatan, pemeriksaan ini baru dilakukan bila hubungan intim dilakukan di saat istri sedang subur.

Mengenai tingkat keakuratannya, tes kehamilan ini bisa mencapai sekitar 97%. Asal, dilakukan dengan cara yang benar, sesuai petunjuk yang ada di dalam kemasan. Caranya, dengan memasukkan urin ke dalam wadah kecil kemudian mencelupkan alat tes tersebut selama lebih kurang lima menit. Ingat, urin yang digunakan adalah urin pertama setelah ibu bangun tidur, soalnya urin ini masih kental akan kandungan hormon kehamilannya.

Baca Juga: Kanker Leher Rahim, Gejala dan Pengobatannya (2)

Bila perkembangan pembuahannya bagus, umumnya di hari ke-16 setelah berhubungan intim, alat tes ini sudah bisa mendeteksi apakah ibu sudah positif hamil atau belum. Namun, alat tes kehamilan jenis ini hanya mampu mendeteksi kehamilan bila kadar HCG di dalam darah sudah cukup tinggi, yakni 50/mu. Bila kadar HCG-nya di bawah dari itu, meskipun sebenarnya ibu sudah positif hamil, alat tes ini umumnya tidak dapat mendeteksinya. Hal inilah yang merupakan salah satu kelemahan yang dimiliki alat tes kehamilan jenis ini. Di tingkat tertentu, alat ini tidak cukup sensitif untuk mendeteksi kehamilan.

Tiga Hal yang Perlu Diperhatikan Terhadap Testpack

Ketika ingin melakukan tes, Moms harus benar-benar memperhatikan kondisi alat tes juga cara menggunakannya. Bila tidak, mungkin saja keakuratan yang dihasilkan tidak sesuai dengan apa yang kita harapkan malah terjadi kekeliruan.

Berbagai kekeliruan yang mungkin terjadi, bisa dipengaruhi, pertama, alat tes kehamilan tersebut memang sudah tidak layak digunakan lagi karena sudah rusak. Kerusakan ini bisa dipengaruhi oleh suhu yang tidak cocok karena penyimpanan yang sembarangan padahal agar tetap terjaga mutunya test pack harus disimpan di tempat yang sejuk, tidak terlalu panas atau dingin. Bila proses penyimpanannya tidak diperhatikan dengan baik, dapat membuat alat ini tidak sensitif lagi untuk mendeteksi kehamilan.

Baca Juga: Mengenali Gejala Kanker Saluran Telur dan Indung Telur (3)

Kedua, beberapa jenis test pack yang beredar di pasaran memang tidak menunjukkan kualitas yang baik. Sudah dari sananya daya sensitifitasnya sangat kurang sehingga sulit untuk menghasilkan sesuatu yang akurat. Untuk itu, untuk mendapatkan hasil yang maksimal, pilihlah test pack yang diyakini memiliki kualitas yang baik. Tidak asal murah kemudian dibeli padahal kualitasnya tidak baik. 

Halaman:

Editor: Irfan Hasuki

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Terkini

Mitos dan Fakta Seputar Pola Makan Ibu Hamil

Jumat, 31 Januari 2025 | 16:40 WIB

Ini Dia Asupan Buah Terbaik untuk Ibu Hamil

Jumat, 31 Januari 2025 | 16:34 WIB
X