Dengan bertambahnya ukuran janin di dalam rahim, hal ini akan menekan dan menurunkan kapasitas kandung kemih. Akibatnya Moms akan lebih sering buang air kecil (BAK). Aktivitas BAK yang berlebihan akan mengganggu kenyenyakkan tidur Moms. Lagi enak tidur tiba-tiba harus ke kamar kecil yang mungkin harus dilakukannya berulang kali. Moms akan sulit untuk tidur kembali bila sering ke kamar kecil.
Untuk mengatasinya, sebaiknya Moms tidak minum kira-kira 2-3 jam sebelum tidur. Lebih baik lagi bila Moms BAK sepuasnya sebelum tidur. Buang seluruh isi di dalam kandung kemih hingga kosong.
- Serba Salah Posisi Tidur
Di trimester ini, Moms tidak lagi bisa memilih posisi tidur semaunya. Posisi tidur mesti disesuaikan dengan kondisi. Banyak posisi yang dilarang, misalnya terlentang, miring dan membungkuk, apalagi tengkurap. Bila ibu tidur dengan posisi terlentang, selain akan menimbulkan sesak napas, berat janin akan menimbulkan rasa sakit di punggung. Selain itu, peredaran darah di kaki tidak lancar, bila tertimbun akan menyebabkan kejang kaki.
Bila posisi tidur miring dengan bantal di bawah kepala, maka perut akan “jatuh” di atas kasur. Berat janin akan menekan jaringan-jaringan rahim yang berhubungan dengan paha dan punggung. Selain menimbulkan sakit di perut, pinggul, juga akan memicu rasa pegal di punggung.
Posisi tidur yang baik untuk ibu yang sedang hamil tua adalah dengan mengganjal tumit kaki hingga betis dengan dua bantal, kemudian dari lutut hingga pangkal paha diganjal dengan 1 bantal. Agar seluruh kaki memiliki penahanan dan tidak ada bagian yang kosong. Lalu punggung sampai pinggang sebelah kiri atau kanan mendapat sandaran bantal agar posisinya agak miring ke kiri/kanan.
Tidur dalam posisi miring terutama ke kiri, dianggap lebih baik dari pada tidur dengan posisi yang lain. Posisi ini berguna untuk mencegah varises, sesak napas, bengkak pada kaki, juga dapat memperlancar sirkulasi darah yang penting buat pertumbuhan janin. Namun demikian, kita juga perlu memperhatikan posisi janin. Jika posisi punggung janin kebetulan berada di belahan kanan maka ibu harus miring ke kanan, soalnya bila miring ke kiri, bayi akan terus menerus “memberontak” karena posisinya seolah-olah jatuh tertelungkup. Begitu sebaliknya.
- Muncul Gangguan Psikis
Gangguan psikis pada ibu hamil disebabkan ketidaknyamanan yang dirasakannya. Umumnya terjadi karena Moms sulit beradaptasi dengan perubahan tubuhnya yang sudah semakin membesar. Moms jadi tidak percaya diri, merasa sangat terganggu dengan kelancaran aktivitasnya, ketakutan menghadapi persalinan, dan sebagainya. Jika hal ini tidak bisa diatasi dan sangat mengganggu, sangat mungkin akan mempengaruhi kenyamanan tidurnya.
Moms perlu menyadari bahwa kehamilan memang membuat perasaan dan tubuh tidak nyaman. Yakinkan pada diri sendiri bahwa hal ini tidak berlangsung lama. Kelak setelah bayi lahir akan datang banyak sekali kebahagian dengan kehadiran bayi mungil yang lucu. Kuat kan hati dan yakin bahwa Moms mampu menjalaninya dan mengatasi segala cobaan.
Baca Juga: Efektif Cegah Kehamilan, Kondom Juga Alat Terbaik untuk Tangkal Penyakit Menular Seksual