Skrining genetik tidak memastikan secara pasti bahwa bayi Ibu mempunyai masalah genetik, tetapi hanya menghitung risiko dibandingkan dengan kelompok usia.
Skrining genetik sangat baik karena tidak menimbulkan risiko bagi ibu atau bayinya.
Ini juga dapat membantu Ibu memutuskan apakah tes genetik lebih tepat untuk keluarga.
Tes genetik memberikan gambaran akurat tentang genetika bayi dan diagnosisnya.
Namun, ada potensi risiko pada bayi akibat amniosentesis atau pengambilan sampel chorionic villus (CVS).
Baca Juga: Perlukah Suplemen Kalsium Saat Hamil? Adakah Efek Sampingnya?
Artikel Terkait
Berapa Kebutuhan Kalsium Saat Hamil? Ternyata ini Jawabannya
Perlukah Suplemen Kalsium Saat Hamil? Adakah Efek Sampingnya?
Ingin Segera Punya Anak, Coba Cara Cepat Hamil Bersama Pasangan
Penantian Panjang Berbuah Manis, Syahrini Hamil 7 Bulan yang Disambut Bahagia Reino Barack
Kiat Hamil Sehat di Usia 40 Tahun ke Atas Seperti yang Sedang Dijalani Syahrini
Hamil di Usia 40 Tahun ke Atas? Perhatikan 3 Faktor Penting