Diagnosa dan Pengobatan
Umumnya, pada stadium dini maupun lanjut, kanker ovarium sulit dipastikan karena gejalanya hampir menyerupai penyakit lain. Untuk mendeteksi kepastian, pemeriksaan yang dilakukan bisa dengan pemeriksaan darah lengkap, pemeriksaan kimia darah, ca125, serum hcg, alfa fetoprotein, analisa air kemih, pemeriksaan saluran pencernaan, laparatomi, usg, ct scan atau mri perut.
Pengobatan yang dilakukan pun berdasarkan kondisi kanker saat itu. Jika kanker belum menyebar ke luar ovarium, hanya dilakukan pengangkatan ovarium yang terkena dan mungkin dengan tuba falopiinya (saluran indung telur). Jika kanker telah menyebar ke luar ovarium, maka dilakukan pengangkatan kedua ovarium dan rahim, serta kelenjar getah bening dan struktur di sekitarnya. Setelah pembedahan bisa dilakukan terapi penyinaran dan kemoterapi untuk menghancurkan sisa-sisa sel kanker.
Baca Juga: Peningkatan Suhu Tubuh, Indikasi Awal Hamil Muda yang Sering Terabaikan