SMARTPARENT.ID - Banyak wanita hamil melaporkan mengalami peningkatan sensitivitas indra penciuman, terutama selama trimester pertama.
Tanda ini, meskipun tidak dialami semua orang, sering kali menjadi salah satu perubahan awal yang cukup menonjol.
Apa penyebabnya, dan bagaimana pengaruhnya terhadap pola makan?
Baca Juga: Mood Sering Berubah-ubah adalah Tanda-tanda Hamil Muda, Kapan Perlu Konsultasi?
Penjelasan Ilmiah tentang Sensitivitas Indra Penciuman
Menurut American Pregnancy Association, peningkatan hormon kehamilan, terutama estrogen, diyakini menjadi penyebab utama perubahan ini. Hormon tersebut memengaruhi saraf olfaktori di hidung, membuat indra penciuman lebih sensitif terhadap berbagai aroma.
Penelitian juga menunjukkan bahwa sensitivitas ini mungkin merupakan mekanisme perlindungan tubuh untuk menghindari makanan atau zat yang berpotensi berbahaya bagi perkembangan janin, seperti makanan basi atau bahan kimia tertentu.
Baca Juga: Kelelahan Ekstrem, Ciri-ciri Hamil Muda yang Kerap Tak Disadari
Dampaknya pada Pola Makan
Perubahan ini sering kali membuat wanita hamil lebih selektif terhadap makanan.
Menurut NHS, beberapa wanita merasa mual saat mencium bau tertentu, seperti daging mentah, kopi, atau makanan berlemak.
Hal ini dapat memengaruhi nafsu makan dan pilihan makanan sehari-hari.
Di sisi lain, peningkatan sensitivitas juga dapat menyebabkan keinginan kuat untuk makanan tertentu dengan aroma khas, seperti buah segar atau roti panggang.
Baca Juga: Sering Buang Air Kecil, Tanda Awal Kehamilan atau Masalah Kesehatan Lainnya?