Pada awal kehamilan, ginjal bekerja lebih keras untuk menyaring darah tambahan, yang meningkatkan produksi urine.
Selain itu, rahim yang mulai membesar dapat menekan kandung kemih, membuat Anda merasa lebih sering ingin buang air kecil.
Baca Juga: 10 Tips Berlibur Mengajak Bayi agar Aman dan Nyaman
4. Peningkatan Indera Penciuman
Wanita hamil sering kali memiliki penciuman yang lebih tajam.
Meskipun tidak selalu disertai mual, peningkatan sensitivitas terhadap aroma tertentu dapat menjadi tanda awal kehamilan.
Penelitian dalam jurnal Hormones and Behavior menjelaskan bahwa perubahan hormon estrogen dapat memengaruhi sistem penciuman.
5. Perubahan Suhu Tubuh Basal
Suhu tubuh basal atau suhu tubuh saat bangun tidur biasanya meningkat pada awal kehamilan. Jika suhu basal Anda tetap tinggi selama lebih dari dua minggu setelah ovulasi, ini bisa menjadi indikasi kehamilan.
Baca Juga: Si Adik Maunya Menang Terus, Tidak Mau Kalah. Kenapa Ya?
6. Perubahan Mood
Perubahan hormon selama kehamilan dapat memengaruhi emosi Anda. Anda mungkin merasa lebih emosional atau mudah tersinggung tanpa alasan yang jelas. Perubahan mood ini adalah reaksi alami tubuh terhadap lonjakan hormon.
7. Kram Perut Ringan
Kram ringan yang mirip dengan nyeri menstruasi juga bisa menjadi tanda awal kehamilan. Kram ini disebabkan oleh implantasi embrio ke dalam dinding rahim dan perubahan rahim yang mulai membesar untuk menampung janin.