Mengapa Anak Balita Selalu Ingin Menang Sendiri?
SMARTPARENT.ID Pernahkah Moms merasa bingung melihat anak balita Moms yang selalu ingin menang dalam setiap permainan atau situasi? Misalnya, ketika lomba balap lari, ia tidak mau kalah, ia harus menang. Jika kalah ia akan marah dan ngambek.
Baca Juga: Habis Tahun Baruan, Kolesterol Naik. Ini Cara Mengatasinya Moms
Perilaku ini sebenarnya cukup umum pada anak usia dini. Ada beberapa alasan mengapa anak balita seringkali menunjukkan sikap ingin menang sendiri:
- Dalam Fase Egosentrisme
- Terpusat pada diri sendiri: Pada tahap perkembangan ini, anak-anak belum mampu memahami perspektif orang lain. Segala sesuatu berpusat pada dirinya sendiri, sehingga keinginan dan kebutuhan merekalah yang paling penting.
- Semua miliknya: Anak balita seringkali merasa bahwa semua mainan, makanan, atau perhatian harus menjadi miliknya.
Baca Juga: Ingin Anak Tumbuh Tinggi Maksimal, Berikan Asupan Vitamin ini
- Sedang Membangun Identitas Diri
- Menunjukkan kemampuan: Anak balita ingin menunjukkan pada orang-orang di sekitarnya, terutama orang tua, bahwa mereka mampu melakukan sesuatu. Menang dalam permainan adalah salah satu cara untuk membuktikan kemampuan diri.
- Mencari perhatian: Terkadang, perilaku ingin menang ini adalah cara anak balita mencari perhatian dari orang tua.
- Kurang Memahami Konsep Berbagi
- Belum mengerti konsep giliran: Anak balita belum sepenuhnya memahami konsep berbagi dan giliran. Mereka belum bisa menunggu atau mengalah demi orang lain.
- Pengaruh Lingkungan
- Perbandingan dengan teman sebaya: Jika anak seringkali dibandingkan dengan teman sebaya, mereka mungkin merasa tertekan untuk selalu menjadi yang terbaik.
- Pujian yang berlebihan: Pujian yang berlebihan atas setiap kemenangan dapat membuat anak menjadi terbiasa selalu ingin menang.
Baca Juga: Tahap Perkembangan Anak Usia 24 Bulan, Kenali Tandanya
Cara Mengatasi Anak yang Selalu Ingin Menang Sendiri
- Berikan pengertian dengan bahasa yang sederhana: Jelaskan pada anak bahwa tidak apa-apa jika kalah dan bahwa menang dan kalah adalah hal yang wajar dalam permainan.
- Ajarkan konsep berbagi: Libatkan anak dalam kegiatan berbagi, seperti berbagi makanan atau mainan dengan teman.
- Berikan contoh yang baik: Tunjukkan pada anak bagaimana Anda berbagi dan bekerja sama dengan orang lain.
- Berikan pujian atas usaha, bukan hanya hasil: Pujilah anak atas usaha yang dilakukan, bukan hanya saat mereka menang.
- Libatkan anak dalam kegiatan kelompok: Kegiatan kelompok dapat membantu anak belajar berinteraksi dengan teman sebaya dan memahami pentingnya bekerja sama.
- Tetap tenang dan sabar: Jangan marah atau membentak anak saat mereka menunjukkan sikap ingin menang.
Tips Tambahan:
- Mainkan permainan yang bersifat kerjasama: Permainan seperti puzzle atau membangun menara dapat membantu anak belajar bekerja sama dengan orang lain.
- Baca buku cerita tentang persahabatan dan kerjasama: Buku cerita dapat menjadi alat yang efektif untuk mengajarkan nilai-nilai positif pada anak.