SMARTPARENT.ID - Setelah hamil dan menantikan kelahiran, penting untuk memahami bahwa persalinan di usia 40-an memiliki risiko lebih tinggi untuk komplikasi.
Namun, jika ini bukan bayi pertama Ibu, risiko persalinan prematur dan komplikasi lebih kecil dibandingkan ibu yang melahirkan pertama kali di usia 40-an.
Salah satu faktor utama yang membuat persalinan di usia 40-an lebih rumit adalah kesehatan Ibu.
Wanita dengan kondisi kronis lebih mungkin mengalami komplikasi dibandingkan yang tidak. Namun, kondisi kronis hanyalah sebagian dari masalah.
Usia dan kondisi mental juga berperan dalam meningkatkan risiko komplikasi selama persalinan, termasuk induksi persalinan dan operasi caesar.
Baca Juga: Hamil di Usia 40 Tahun ke Atas? Perhatikan 3 Faktor Penting
Selain itu, kemungkinan besar Ibu akan diinduksi karena kekhawatiran tentang kelanjutan kehamilan.
Penelitian menunjukkan bahwa kebutuhan operasi caesar meningkat seiring bertambahnya usia.
Secara umum, angka operasi caesar adalah sekitar 32%, tetapi meningkat menjadi 48% untuk wanita di atas 40 tahun.
Ini bukan berarti Ibu pasti akan diinduksi atau menjalani operasi caesar, tetapi kemungkinan ini lebih besar.
Ini adalah sesuatu yang penting untuk dibicarakan dengan dokter atau bidan.
Menemukan praktisi yang berpengalaman dalam melahirkan dengan ibu yang lebih tua dapat sangat membantu. Sikap Ibu juga penting.
Menggunakan afirmasi kehamilan yang positif dapat membantu mengingatkan diri tentang tujuan dalam kehamilan ini.
Baca Juga: Penantian Panjang Berbuah Manis, Syahrini Hamil 7 Bulan yang Disambut Bahagia Reino Barack