kehamilan

Morning Sickness Saat Hamil, Kenali Gejala dan Solusinya  

Senin, 6 Mei 2024 | 11:21 WIB
Morning sickness umumnya dialami ibu hamil, seperti apa gejala dan penangannnya. (Pexels/Negative Space)

mual di pagi hari merupakan reaksi tubuh terhadap hormon kehamilan, yaitu human chorionic gonadotropin (hCG), yang diproduksi pada tingkat yang lebih tinggi selama trimester pertama daripada di waktu lain selama kehamilan.

 

-Stres emosional, kelelahan setelah menjalani perjalanan, atau mengonsumsi makanan tertentu juga dapat memperburuk morning sickness. Mual saat hamil menjadi lebih sering terjadi dan gejalanya bisa lebih parah bila hamil janin kembar.

 

-Banyak dokter yang menyimpulkan bahwa mual di pagi hari dapat menjadi indikator bahwa plasenta berkembang dengan baik. Ini menunjukkan bahwa kehamilan yang terjadi adalah normal.

 

Nah, berikut ini beberapa hal yang perlu dilakukan oleh bumil untuk mengurangi gejala morning sickness :

 Baca Juga: Waspadai Dehidrasi Dampak Suhu Panas Ekstrem di Indonesia  

  • Makan secara perlahan dalam porsi lebih sedikit namun lebih sering.
  • Minum pada saat 1/2 jam sebelum atau sesudah makan, tetapi tidak saat makan
  • Jaga agar tubuh Mams tetap terhidrasi di sepanjang hari. Karena itu, disarankan untuk minum lebih sering untuk menghindari dehidrasi. Moms bisa mencukupi kebutuhan cairan tubuh dengan minum air mineral atau ditambah asupan kuah sup.
  • Saat bangun tidur, konsumsi camilan terlebih dulu sebelum beranjak dari tempat tidur. Makanan seperti ini juga bisa sebagai camilan di sepanjang hari. Banyak mengonsumsi camilan sepanjang hari untuk menghindari perut kosong.
  • Mintalah orang lain memasak untuk Mams dan buka jendela atau nyalakan kipas angin jika aroma masakan tersebut terasa mengganggu.
  • Istirahat yang cukup dan tidur siang di sepanjang hari. Pada sebagian bumi, kurang istirahat dan kurang tidur bisa memicu mual muntah.
  • Hindari tempat-tempat yang terasa hangat atau relatif panas karena bisa memicu rasa mual.
  • Hirup lemon atau jahe, minum limun, atau makan semangka untuk meredakan mual
  • Olahraga secara teratur sesuai kemampuan dan kondisi.
  • Hirup udara segar dan tenangkan pikiran. Buka jendela lebar-lebar dan Jalan-jalan di sekitar rumah dapat meredakan mual yang dialami Mams.

Baca Juga: Waspadai Dehidrasi Dampak Suhu Panas Ekstrem di Indonesia  

Longgarkan bra dan selalu gunakan pakaian yang nyaman.

  • Gunakan pengharum ruangan, parfum, atau pewangi pakaian dengan aroma terapi untuk mengalihkan rasa mual.
  • Konsultasikan dengan dokter mengenai kebutuhan asupan suplementasi kehamilan, seperti magnesium atau zat besi.

Jika keluhan mual dan muntah tidak juga berkurang atau justru semakin berat, periksakan diri ke dokter untuk mendapatkan penanganan.

 

Berikut ini beberapa hal yang sebaiknya dihindari dilakukan oleh bumil : 

  • Hindari berbaring setelah makan karena dapat memperlambat proses pencernaan dan menyebabkan refluks.
  • Jangan melewatkan makan. Hindari perut dalam kondisi kosong. Tidak harus diisi dengan makanan berat, Moms juga dapat mengonsumsi camilan di sela-sela jadwal makan.

Baca Juga: Waspadai Bahaya Efek Samping Obat Antibiotik, Begini Dampaknya

Hindari minuman yang mengandung kafein atau mengandung banyak gula

Halaman:

Tags

Terkini

Mitos dan Fakta Seputar Pola Makan Ibu Hamil

Jumat, 31 Januari 2025 | 16:40 WIB

Ini Dia Asupan Buah Terbaik untuk Ibu Hamil

Jumat, 31 Januari 2025 | 16:34 WIB