kehamilan

Mengapa Kehamilan di Usia 35–45 Tahun Semakin Umum?

Senin, 20 Juli 2026 | 07:00 WIB
Hamil di usia matang dan sehat bisa menjadi pilihan ( JillWellington/pixabay)

Namun secara biologis, memang terdapat perubahan yang terjadi seiring bertambahnya usia.

Perempuan lahir dengan jumlah sel telur tertentu yang akan terus berkurang sepanjang hidupnya.

Memasuki usia pertengahan 30-an, jumlah dan kualitas sel telur mulai mengalami penurunan yang lebih signifikan.

Baca Juga: Dewan Pendidikan Nasional Dorong Kebijakan Konkret Lindungi Guru dan Murid dari Dampak Negatif Pinjol Ilegal dan Judol  

Itulah sebabnya peluang kehamilan secara alami biasanya lebih tinggi pada usia 20-an dan awal 30-an dibandingkan usia 40-an.

Meski demikian, usia bukanlah satu-satunya faktor yang menentukan.

Kondisi kesehatan secara keseluruhan, gaya hidup, riwayat medis, berat badan, tingkat stres, hingga kualitas tidur juga memiliki pengaruh yang besar terhadap peluang kehamilan.

Karena itu, tidak semua perempuan berusia 40 tahun memiliki kondisi reproduksi yang sama.

Baca Juga: Dewan Pendidikan Nasional Dorong Gerakan Nasional Literasi dan Numerasi untuk Perkuat Daya Saing Bangsa

Memahami Risiko dengan Cara yang Realistis

Ketika membahas kehamilan di usia matang, banyak orang langsung fokus pada risiko.

Padahal penting untuk melihatnya secara seimbang.

Memang benar bahwa kehamilan pada usia 35 tahun ke atas memiliki beberapa risiko yang lebih tinggi dibandingkan usia yang lebih muda.

Beberapa kondisi yang lebih sering dipantau dokter antara lain diabetes gestasional, tekanan darah tinggi selama kehamilan, preeklamsia, hingga kemungkinan persalinan prematur.

Namun peningkatan risiko bukan berarti komplikasi tersebut pasti terjadi.

Banyak perempuan berusia 40-an yang menjalani kehamilan sehat dan melahirkan bayi yang sehat pula.

Halaman:

Tags

Terkini

Mitos dan Fakta Seputar Pola Makan Ibu Hamil

Jumat, 31 Januari 2025 | 16:40 WIB

Ini Dia Asupan Buah Terbaik untuk Ibu Hamil

Jumat, 31 Januari 2025 | 16:34 WIB