Nutrisi yang Penting untuk Ibu Hamil, Panduan Lengkap agar Bumil dan Janin Sehat Optimal

Photo Author
Hilman Hilmansyah, Smart Parent
- Selasa, 10 Juni 2025 | 11:18 WIB
Memenuhi kebutuhan nutrisi selama kehamilan bukan hal yang sulit kok, asal kamu tahu apa saja yang dibutuhkan dan bagaimana cara mendapatkannya. ( Ella Olsson/Pexels )
Memenuhi kebutuhan nutrisi selama kehamilan bukan hal yang sulit kok, asal kamu tahu apa saja yang dibutuhkan dan bagaimana cara mendapatkannya. ( Ella Olsson/Pexels )

 

SMARTPARENT.ID - Masa kehamilan adalah salah satu fase paling penting dan menantang dalam kehidupan seorang perempuan. Selain perubahan fisik dan emosional, kebutuhan nutrisi ibu hamil juga meningkat secara signifikan. Nutrisi yang cukup dan tepat bukan hanya penting untuk kesehatan ibu, tapi juga sangat krusial untuk tumbuh kembang janin di dalam kandungan. Nah, biar nggak bingung harus makan apa dan minum apa, yuk kita bahas bareng-bareng apa saja sih nutrisi penting untuk ibu hamil dan kenapa semuanya itu wajib banget dipenuhi.

  1. Asam Folat – Si Kecil Penjaga Tabung Saraf

Asam folat adalah nutrisi yang paling sering direkomendasikan untuk ibu hamil. Kenapa? Karena zat ini membantu mencegah cacat tabung saraf pada bayi, seperti spina bifida. Idealnya, konsumsi asam folat sudah dimulai bahkan sejak merencanakan kehamilan, setidaknya 400–800 mikrogram per hari.

Sumber alami:

  • Bayam, brokoli, asparagus
  • Jeruk, alpukat
  • Kacang-kacangan dan biji-bijian
  • Sereal yang diperkaya asam folat

Referensi: WHO merekomendasikan suplementasi asam folat untuk wanita hamil demi mengurangi risiko cacat bawaan pada bayi (WHO, 2020).

  1. Zat Besi – Biar Bumil Nggak Loyo

Ibu hamil butuh dua kali lebih banyak zat besi dibanding sebelum hamil, yaitu sekitar 27 mg per hari. Kenapa? Karena tubuh kita harus memproduksi lebih banyak darah untuk membawa oksigen ke janin. Kekurangan zat besi bisa bikin bumil mudah capek, lemas, hingga anemia.

Sumber zat besi:

  • Daging merah tanpa lemak
  • Ayam dan ikan
  • Sayuran hijau tua (bayam, kangkung)
  • Kacang-kacangan, tahu, tempe

Tips tambahan: konsumsi makanan kaya vitamin C (seperti jeruk atau tomat) barengan dengan makanan kaya zat besi supaya penyerapannya lebih maksimal.

Baca Juga: Cara Menangani Anak Tantrum Tanpa Marah: Tetap Tenang, Bunda Bisa!

  1. Kalsium – Si Penjaga Tulang Bumil dan Janin

Bayi yang sedang tumbuh butuh kalsium untuk membangun tulang dan giginya. Kalau asupan kalsium dari makanan kurang, tubuh akan mengambilnya dari tulang sang ibu. Nah, tentu kita nggak mau dong tulang jadi keropos?

Ibu hamil butuh sekitar 1.000 mg kalsium per hari.

Sumber kalsium:

  • Susu dan produk olahannya (yogurt, keju)
  • Ikan teri, sarden, salmon (dengan tulang lunak)
  • Brokoli, kale
  • Tahu yang diproses dengan kalsium
  1. Vitamin D – Partner Setia Kalsium

Vitamin D bekerja bareng kalsium untuk membentuk tulang yang kuat. Selain itu, vitamin D juga penting untuk sistem imun ibu dan janin. Kekurangan vitamin D saat hamil bisa meningkatkan risiko preeklamsia dan gangguan pertumbuhan janin.

Cara mendapatkan:

Halaman:

Editor: Hilman Hilmansyah

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Terkini

Tips Menghadapi Baby Blues Syndrome

Kamis, 14 Agustus 2025 | 08:08 WIB

Apakah Perlu Birth Plan? Ini Penjelasannya

Senin, 4 Agustus 2025 | 13:27 WIB
X