Ruang lingkup penelitiannya mencakup riset kualitas dan keamanan air minum dalam kemasan (AMDK), studi sampah plastik, pengembangan komposit polimer superabsorben, serta formulasi dan sintesis hidrogel
Tujuan Penelitian
Penelitian ini merupakan bagian dari upaya ITB untuk mengedukasi masyarakat tentang kualitas dan keamanan AMDK, berdasarkan uji ilmiah yang ketat, tepercaya, dan independen.
Penelitian ini mengikuti metode uji baku keamanan dan kualitas air minum nasional dan internasional, menggunakan alat ukur canggih High Performance Liquid Chromatography (HPLC) dengan tingkat akurasi tinggi.
Baca Juga: Ketika Dustin Tiffani Nyaris Gagal Menikah, Ternyata Gara-gara Hal Sepele ini
Ambang batas maksimum migrasi BPA yang ditetapkan oleh BPOM adalah 600 mikrogram per liter (0,6 ppm), sementara penelitian ini mendeteksi BPA pada tingkat yang sangat aman.
Lokasi uji dan pengambilan sampel dilakukan di Provinsi Jawa Barat, wilayah dengan jumlah sarana produksi industri AMDK terbanyak di Indonesia.
Berdasarkan data Direktorat Registrasi Pangan Olahan BPOM, Jawa Barat memiliki jumlah fasilitas terbanyak dengan 193 fasilitas, diikuti oleh Jawa Timur dan Sulawesi Selatan.
Baca Juga: Benarkah Anak Bisa Melihat atau Bermain dengan Hantu?
Dr. Zainal menjelaskan bahwa BPA pertama kali dibuat pada tahun 1891 dan telah digunakan secara luas dalam pembuatan plastik polikarbonat.
BPA tahan terhadap suhu dari -40 hingga 145 derajat Celsius dan ditemukan dalam berbagai produk sehari-hari seperti tambal gigi, makanan dan minuman kaleng, serta kertas termal untuk struk belanja.
Meskipun BPA sering digunakan, yang perlu diperhatikan adalah batas aman penggunaannya, yang telah diatur oleh BPOM.
Artikel Terkait
Lombakan 5 Kategori, Herbalife Run 2024 Kembali Hadir Guna Kampanyekan Hidup Sehat dan Aktif
10 Pilihan Minuman Sehat Terbaik Bagi Ibu Hamil, Salah Satunya Air Kelapa Hijau
Mau Anak Sehat? Minta Ia Jangan Jajan Sembarangan
Apakah Yoghurt Aman dan Sehat Bagi Ibu Hamil? Ini Penjelasan Ilmiahnya
Mengapa Pola Makan Sehat Penting untuk Anak? Ini Ternyata Manfaatnya
Etawalin Dukung Gaya Hidup Sehat dengan Partisipasi di Lomba Marathon 2024