Kronologi Longsor di Sijunjung Sumbar, Diduga jadi Lokasi Penambangan Emas Ilegal

Photo Author
Agnia Qurota Ayun, Smart Parent
- Minggu, 17 Mei 2026 | 21:00 WIB
Menyoroti insiden longsor yang terjadi area penambangan tanpa izin di wilayah Sijunjung, Sumatera Barat. (Instagram.com/@topik.sumbar24jam)
Menyoroti insiden longsor yang terjadi area penambangan tanpa izin di wilayah Sijunjung, Sumatera Barat. (Instagram.com/@topik.sumbar24jam)

TANGERANG, SMARTPARENT.ID - Sebuah video memperlihatkan adanya insiden longsor yang terjadi di lokasi penambangan emas wilayah Sijunjung, Sumatera Barat (Sumbar) beredar di media sosial.

Dalam unggahan Instagram @topik.sumbar24jam, pada Sabtu, 16 Mei 2026, peristiwa itu terjadi saat 12 orang diduga sedang melakukan aktivitas penambangan secara tradisional menggunakan dompeng dan dulang.

"Longsor di lokasi tambang emas ilegal Sijunjung," tulis postingan tersebut.

Baca Juga: Pentingkah untuk Menjaga Kesehatan Mental Karyawan di Tempat Kerja?

Terkait insiden ini, pihak kepolisian setempat telah mengonfirmasi, dari total 12 penambang, terdapat 9 orang yang menjadi korban tewas, dan 3 lainnya dalam kondisi selamat.

Lantas, bagaimana awal mula kronologi ini berdasarkan laporan yang diterima pihak kepolisian? Berikut ulasannya.

Tambang Emas Ilegal di SijunjungBaca Juga: Rekomendasi Menghabiskan Liburan ala Gen Z, Menonton Film jadi Kegiatan Populer

Dalam kasus ini, lokasi tambang emas ilegal yang terjadi longsor itu tepatnya berada di wilayah Nagari Guguak, Kecamatan Koto VII, Kabupaten Sijunjung.

Kabid Humas Polda Sumbar, Kombes Susmelawati Rosya menyebut, pihaknya sedang melakukan penyelidikan atas insiden tersebut.

"Berdasarkan informasi dari Kapolres (Sijunjung), memang betul ada kejadian (tambang longsor)," kata Rosya dalam pernyataannya, pada Sabtu, 16 Mei 2026.

Baca Juga: Jembatan Apung di Aceh Tengah Mulai Rusak, Siswa Nyaris Terseret Arus Dibantu Gurunya

Secara rinci, Rosya menjelaskan, peristiwa terjadi pada Kamis, 14 Mei 2026 siang di kawasan Jorong Taratak Botung, Nagari Guguak.

Polisi: 9 Orang Tewas, 3 Selamat

Berdasarkan laporan pihak kepolisian, saat kejadian, terdapat 12 penambang yang sedang bekerja.

Halaman:

Editor: Agnia Qurota Ayun

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X