kehamilan

Morning Sickness, Apa yang Normal dan Kapan Harus Khawatir?

Senin, 30 Desember 2024 | 14:07 WIB

Muntah terus-menerus yang membuat ibu sulit makan atau minum.
Kehilangan berat badan lebih dari 5% berat badan sebelum hamil.
Dehidrasi parah, yang ditandai dengan mulut kering, jarang buang air kecil, atau urin berwarna gelap.
Pusing atau lemas yang berlebihan.
Bahaya dan Penanganan

Menurut Mayo Clinic, hiperemesis gravidarum memerlukan perhatian medis karena dapat menyebabkan komplikasi seperti malnutrisi, ketidakseimbangan elektrolit, dan gangguan kesehatan lainnya.

Jika ibu mengalami gejala ini, penting untuk segera berkonsultasi dengan dokter.

Baca Juga: Mau Berbeque di Malam Tahun Baru, Ini Resep Saosnya. Mantap Maksimal

Penanganannya meliputi:

Rehidrasi: Melalui cairan infus untuk mengatasi dehidrasi.
Obat Antimual: Seperti vitamin B6, doxylamine, atau obat lain yang aman untuk ibu hamil.
Rawat Inap: Jika kondisi memburuk dan membutuhkan pemantauan lebih lanjut.
Tips Mengatasi Morning Sickness
Untuk morning sickness ringan hingga sedang, beberapa tips berikut dapat membantu:

Makan dalam porsi kecil tetapi sering, untuk menjaga perut tidak kosong.
Hindari makanan berlemak atau berminyak, serta makanan dengan bau yang menyengat.
Minum air putih secara berkala untuk mencegah dehidrasi.
Konsumsi jahe atau permen jahe, yang dikenal membantu meredakan mual.
Pastikan mendapatkan istirahat yang cukup dan hindari stres.

Baca Juga: Korupsi? No Way. Ini Langkah yang Harus Dilakukan Supaya Anak Anti Korupsi

Segera hubungi dokter jika Anda mengalami gejala seperti:

Tidak mampu menahan makanan atau cairan selama 24 jam.
Muntah darah atau muntah dengan warna gelap.
Penurunan berat badan drastis.
Tanda-tanda dehidrasi parah.

Halaman:

Tags

Terkini

Mitos dan Fakta Seputar Pola Makan Ibu Hamil

Jumat, 31 Januari 2025 | 16:40 WIB

Ini Dia Asupan Buah Terbaik untuk Ibu Hamil

Jumat, 31 Januari 2025 | 16:34 WIB