SMARTPARENT.ID - Siklus menstruasi yang teratur sangat dipengaruhi oleh keseimbangan hormon dalam tubuh wanita.
Salah satu faktor yang dapat mengganggu keseimbangan ini adalah berat badan. Baik kelebihan maupun kekurangan berat badan dapat berdampak signifikan pada siklus haid dan menyebabkan telat haid.
Berikut adalah penjelasan mengenai pengaruh berat badan terhadap menstruasi.
Baca Juga: Mengapa Menopause Dini Bisa Terjadi? Gejala dan Pengaruhnya pada Siklus Haid
Kelebihan Berat Badan
Menurut American Pregnancy Association, kelebihan berat badan atau obesitas dapat menyebabkan gangguan hormonal.
Lemak tubuh yang berlebihan dapat meningkatkan kadar estrogen dalam darah, yang dapat mengganggu fungsi ovarium.
Akibatnya, wanita dengan kelebihan berat badan sering mengalami siklus haid yang tidak teratur, bahkan mungkin tidak mengalami menstruasi sama sekali (amenore).
Selain itu, kondisi ini dapat meningkatkan risiko kondisi kesehatan lainnya, seperti sindrom ovarium polikistik (PCOS), yang juga berpengaruh pada keteraturan menstruasi.
Baca Juga: Yuk Moms, Kita Stimulasi Kemampuan Bicara Anak
Kekurangan Berat Badan
Sebaliknya, kekurangan berat badan juga memiliki dampak negatif pada siklus menstruasi.
Healthline menyatakan bahwa wanita dengan berat badan sangat rendah, misalnya akibat gangguan makan seperti anoreksia atau bulimia, sering mengalami penurunan kadar estrogen.
Penurunan hormon ini dapat menyebabkan telat haid atau bahkan menghentikan menstruasi.