SMARTPARENT.ID - Periode pertama atau menarche adalah momen penting dalam perkembangan seorang remaja perempuan, yang menandakan dimulainya siklus menstruasi.
Namun, seringkali terjadi ketidakteraturan atau telat haid dalam beberapa tahun pertama yang kerap memicu kekhawatiran baik pada remaja maupun orang tua.
Apakah kondisi ini normal atau perlu diwaspadai?
Baca Juga: Tidak Selalu karena Hamil! Penyebab Telat Haid dan Cara Mengatasinya
Mengapa Remaja Sering Mengalami Telat Haid?
Pada remaja, ketidakteraturan siklus haid adalah fenomena umum yang bisa berlangsung selama 2-3 tahun pertama setelah menarche.
Siklus menstruasi normalnya berlangsung antara 21 hingga 45 hari pada remaja (lebih panjang dibandingkan siklus dewasa yang berkisar 21-35 hari).
Siklus yang tidak teratur atau terlambat bisa disebabkan oleh sejumlah faktor berikut:
Perkembangan Sistem Reproduksi
Menurut Cleveland Clinic, tubuh remaja sedang menyesuaikan diri dengan perubahan hormonal, sehingga ovarium belum melepaskan sel telur secara konsisten.
Hal ini menyebabkan siklus haid tidak selalu teratur, dan dapat menyebabkan telat haid atau bahkan siklus yang terlewat.
Baca Juga: Jika Balita Suka Bermain Gunting, Ini yang Perlu Diperhatikan oleh Orangtua
Pengaruh Stres dan Emosi
KidsHealth menjelaskan bahwa perubahan emosional selama masa remaja sangat mempengaruhi hormon reproduksi.