SMARTPARENT.ID - Meningkatnya kekhawatiran terhadap penyebaran mpox, penyakit zoonosis yang disebabkan oleh virus monkeypox, mengingatkan kita akan pentingnya kewaspadaan terhadap potensi wabah yang dapat terjadi kapan saja.
Meski tergolong langka, mpox tetap menjadi ancaman serius, terutama bagi kelompok rentan seperti ibu hamil.
Pencegahan dan perlindungan diri melalui langkah-langkah yang tepat sangat diperlukan untuk menghindari risiko penularan virus ini.
Baca Juga: Benarkah Mpox Picu Keguguran dan Kematian Janin?
Mengingat dampak yang dapat ditimbulkan, masyarakat diimbau untuk terus mengikuti panduan kesehatan yang dianjurkan guna menjaga keselamatan diri dan orang-orang di sekitar mereka.
Berikut adalah penjelasan yang lebih lengkap dari poin-poin yang ada di dalam artikel mengenai pencegahan mpox selama kehamilan:
Hindari kontak dengan orang atau hewan yang terkena mpox, dan apa pun yang bersentuhan dengan mereka
Menghindari kontak langsung dengan individu yang terinfeksi, serta benda-benda atau permukaan yang telah bersentuhan dengan mereka, adalah cara utama untuk mencegah penularan virus.
Baca Juga: Komunikasi dengan Anak, Teknik Mendengarkan Aktif dan Empatik
Mpox dapat menyebar melalui kontak kulit-ke-kulit, termasuk sentuhan langsung pada ruam atau lesi.
Virus juga bisa bertahan di permukaan atau barang yang digunakan oleh orang yang terinfeksi.
Jauhi siapa pun yang memiliki ruam yang tidak terdiagnosis
Karena mpox dapat menimbulkan ruam yang mirip dengan kondisi kulit lainnya, lebih baik untuk menjaga jarak dari siapa pun yang memiliki ruam yang belum diketahui penyebabnya.
Hal ini penting untuk mencegah kemungkinan terpapar virus sebelum diagnosis yang tepat dapat dilakukan.