Pendarahan Vagina
Pendarahan selama kehamilan bisa menjadi tanda keguguran atau masalah lainnya. Setiap pendarahan, baik ringan maupun berat, harus segera dilaporkan kepada dokter.
Keputihan yang Meningkat Secara Tiba-Tiba
Peningkatan keputihan yang tiba-tiba, terutama jika berwarna atau berbau tidak normal, bisa menunjukkan adanya infeksi atau pecahnya ketuban.
Baca Juga: Manfaat Aspirin untuk Ibu Hamil yang Perlu Diketahui
Penurunan Gerakan Bayi
Jika merasakan penurunan signifikan dalam gerakan bayi, terutama setelah usia kehamilan 28 minggu, segera lakukan penghitungan tendangan.
Kurang dari 10 tendangan dalam dua jam perlu mendapat perhatian medis.
Keluarnya Cairan dari Vagina
Keluarnya cairan dari vagina, baik dalam bentuk semburan atau tetesan kecil, bisa menjadi tanda ketuban pecah dini, yang memerlukan penanganan segera untuk mencegah infeksi dan komplikasi lainnya.
Menjaga kesehatan selama kehamilan membutuhkan kewaspadaan terhadap berbagai gejala yang mungkin muncul.
Dengan mengetahui tanda-tanda peringatan yang telah dibahas di atas, Anda dapat mengambil langkah-langkah yang diperlukan untuk melindungi diri dan bayi dari risiko komplikasi.
Baca Juga: Hasil Penelitian Kelompok Studi Polimer ITB: Air Minum Galon Berbahan Polikarbonat Aman Dikonsumsi
Jika mengalami gejala-gejala ini, jangan ragu untuk segera menghubungi tim perawatan kesehatan.