SMARTPARENT.ID - Ibu bisa hamil jika melakukan hubungan intim tanpa kondom meski hanya sekali!
Mungkin Ibu mencoba menggunakan pengaman sayang kondomnya rusak.
Mungkin Ibu sedang meminum pil KB tetapi melewatkan dua pil atau lebih hari itu, atau biasanya mendapat suntikan KB setiap tiga bulan tetapi melewatkan suntikan terakhir.
Atau mengira jika suami tidak mengalami ejakulasi saat berhubungan, hingga merasa tidak mungkin hamil.
Baca Juga: Berapa Lama Tanda Kehamilan Muncul Setelah Berhubungan? Ternyata ini Kata Dokter
Boleh jadi saat hubungan sedang membara, urusan kontrasepsi menjadi hal sekian.
Boleh jadi kehamilan itu memang tidak diinginkan dan Ibu ingin mencegahnya seperti mengalami pelecehan seksual.
Jika sudah berhubungan seks dalam beberapa hari terakhir, belum terlambat untuk mencegah kehamilan menggunakan kontrasepsi darurat.
Meski terkadang disebut sebagai pil pencegah kehamilan, kontrasepsi darurat dapat digunakan hingga tiga hari setelah berhubungan intim (beberapa dokter berpendapat bahwa kontrasepsi ini mungkin berhasil hingga lima hari setelahnya).
Mengenal Pil Kontrasepsi Darurat
Pil kontrasepsi darurat (ECP) adalah pil KB dosis tinggi. Obat ini tidak 100% efektif, namun mengurangi kemungkinan hamil sebesar 75%.
Misalnya, jika 100 wanita melakukan hubungan seksual tanpa kondom satu kali pada minggu kedua atau ketiga siklusnya (dihitung dari hari pertama menstruasi), delapan wanita akan hamil jika mereka tidak menggunakan kontrasepsi darurat, namun hanya dua wanita yang akan hamil jika mereka memakai kontrasepsi darurat.
Baca Juga: Bolehkah Ibu Hamil Minum Kopi? Pelajari Aturan Mainnya