Kram: Beberapa wanita mengalami kram rahim ringan di awal kehamilan.
Sembelit: Perubahan hormonal menyebabkan sistem pencernaan Ibu melambat, yang dapat menyebabkan sembelit.
Keengganan terhadap Makanan: Saat hamil, Ibu mungkin menjadi lebih sensitif terhadap bau tertentu dan indera perasa Ibu mungkin berubah.
Seperti kebanyakan gejala kehamilan lainnya, preferensi makanan ini dapat dikaitkan dengan perubahan hormonal.
Hidung Tersumbat: Meningkatnya kadar hormon dan produksi darah dapat menyebabkan selaput lendir di hidung membengkak, kering, dan mudah berdarah.
Baca Juga: Tetap Tenang, Risiko Hamil di Usia 40 Tahun ke Atas Bisa Dicegah dengan Cara ini
Hal ini mungkin menyebabkan hidung Ibu tersumbat atau berair.
Apakah Ibu Benar-Benar Hamil?
Banyak dari tanda dan gejala ini tidak hanya terjadi pada kehamilan.
Beberapa mungkin menunjukkan bahwa Ibu sedang sakit atau menstruasi akan segera dimulai.
Demikian pula, Ibu bisa hamil tanpa mengalami banyak gejala berikut.
Namun, jika Ibu terlambat menstruasi dan melihat beberapa tanda atau gejala di atas, lakukan tes kehamilan di rumah atau temui penyedia layanan kesehatan.
Jika tes kehamilan di rumah positif, buatlah janji temu dengan penyedia layanan kesehatan. Semakin cepat kehamilan Ibu dipastikan, semakin cepat Ibu dapat memulai perawatan prenatal.
Jika Ibu berencana untuk hamil atau baru mengetahui bahwa Ibu hamil, mulailah mengonsumsi vitamin prenatal setiap hari.
Vitamin prenatal biasanya mengandung vitamin dan mineral penting, seperti asam folat dan zat besi, untuk mendukung pertumbuhan dan perkembangan bayi.
Baca Juga: Ingin Segera Punya Anak, Coba Cara Cepat Hamil Bersama Pasangan