SMARTPARENT.ID - Kehamilan di usia 40 tahun bisa menjadi pengalaman yang membahagiakan sekaligus menantang.
Meskipun banyak wanita yang berhasil menjalani kehamilan sehat di usia ini, ada beberapa risiko yang perlu diperhatikan.
Mengetahui risiko-risiko ini dan mengambil langkah-langkah proaktif dapat membantu Ibu menjalani kehamilan dengan lebih tenang dan sehat.
Baca Juga: Hamil di Usia 40 Tahun ke Atas? Perhatikan 3 Faktor Penting
Wanita hamil di atas 40 tahun lebih mungkin mengalami:
- Kelahiran sesar
- Berat badan lahir rendah
- Komplikasi kehamilan, termasuk tekanan darah tinggi, diabetes gestasional, dan preeklampsia
- Persalinan prematur dan kelahiran prematur
- Wanita berusia 40-an juga memiliki peluang lebih tinggi untuk memiliki anak kembar, seperti kembar dua atau kembar tiga.
- Meskipun hal ini sering dikaitkan dengan perawatan kesuburan, ada juga peningkatan alami dalam angka kehamilan ganda, bahkan tanpa menggunakan obat atau perawatan kesuburan.
Ini adalah sesuatu yang perlu diingat saat Ibu merencanakan kehamilan.
Baca Juga: Kiat Hamil Sehat di Usia 40 Tahun ke Atas Seperti yang Sedang Dijalani Syahrini
Berbicara dengan dokter tentang riwayat kesehatan dan terus memantau pemeriksaan pranatal dapat meminimalkan beberapa risiko ini dengan memungkinkan mereka mengenali atau menangani potensi komplikasi sebelum menjadi serius.
Namun, dengan perawatan dan perhatian yang tepat, Ibu dapat mengurangi risiko-risiko tersebut.
Berikut adalah beberapa kiat untuk menjaga kesehatan selama kehamilan di usia 40 tahun:
Konsultasi Rutin dengan Dokter
Lakukan pemeriksaan pranatal secara rutin untuk memantau kesehatan Ibu dan janin. Diskusikan riwayat kesehatan dan ikuti saran dokter dengan baik.
Baca Juga: Penantian Panjang Berbuah Manis, Syahrini Hamil 7 Bulan yang Disambut Bahagia Reino Barack