Jika bayi tetap menangis, pahami bahwa ini bukan kesalahan Anda.
Bangun dukungan emosional: Bergabunglah dengan kelompok orang tua atau komunitas daring yang menghadapi situasi serupa. Berbagi pengalaman dapat memberikan rasa lega dan ide baru untuk mengatasi kolik.
Konsultasi dengan profesional: Jika stres terasa berlebihan atau berlangsung lama, jangan ragu mencari bantuan dari psikolog atau konselor. Kesehatan mental Anda sama pentingnya dengan kesehatan bayi.
Baca Juga: Waspada Moms, Tayangan Vulgar ada di konten digital di HP Anak
Pentingnya Perawatan Diri
Orang tua yang merawat dirinya dengan baik cenderung lebih mampu menangani tantangan kolik.
Luangkan waktu untuk aktivitas yang Anda nikmati, meski hanya beberapa menit sehari.
Peran pasangan juga penting untuk saling mendukung, memastikan keduanya merasa dihargai dan tidak sendirian dalam menghadapi situasi ini.
Artikel Terkait
Apa Itu Kolik pada Bayi? Penyebab, Gejala, dan Penanganannya
Cara Mengatasi Kolik pada Bayi di Rumah dengan Aman
Makanan yang Dikonsumsi Ibu Menyusui Bisa Picu Kolik pada Bayi
Sama-sama Bikin Rewel, ini Beda Kolik dengan Masalah Pencernaan Lain pada Bayi
Fakta dan Mitos Seputar Kolik pada Bayi yang Dipercaya Banyak Orangtua