1. Jelaskan Konsep “Orang Asing" dan "Orang Terdekat" secara Sederhana
2. Ajarkan Aturan Dasar Keselamatan
- Tidak menerima makanan, hadiah, atau ajakan dari siapapun tanpa sepengetahuan orang tua.
Baca Juga: Ingin Membiarkan Bayi Anda Belajar Makan Sendiri? Berikut Tahapan Sesuai Usianya
- Tidak ikut dengan siapa pun tanpa izin orang tua, bahkan jika orang tersebut terlihat ramah maupun orang terdekat.
- Selalu memberi tahu orang tua jika ada orang yang membuat mereka merasa tidak nyaman.
3. Gunakan Simulasi atau Role Play
Latih anak dengan memainkan peran. Misalnya dengan Anda berpura-pura menjadi orang yang sedang menawarkan sesuatu kepada anak Anda.
Baca Juga: Diabetes Tak Lagi Penyakit Orang Tua: Kini Mengintai Usia Muda hingga Gagal Ginjal
Dari situ, anak bisa belajar cara mengatakan “tidak” dengan tegas dan segera menjauh.
4. Kenalkan “Orang yang Aman”
Ajarkan anak bahwa dalam kondisi darurat, ada orang-orang tertentu yang bisa dipercaya, seperti guru, petugas keamanan, atau polisi.
Jelaskan ciri-ciri mereka agar anak tidak bingung saat membutuhkan bantuan.
5. Tanamkan Keberanian untuk Menolak
Baca Juga: Klinik Gigi SMART Dental Resmi Buka di Gandaria, Tawarkan Solusi Lengkap Berbasis Teknologi
Anak perlu tahu bahwa tidak apa-apa berkata “tidak” kepada orang dewasa jika merasa tidak aman.
Tekankan bahwa keselamatan diri lebih penting daripada bersikap sopan di situasi-situasi yang tidak biasa karena dapat berujung bahaya.
6. Bangun Komunikasi
Pastikan anak merasa nyaman untuk bercerita. Dengarkan tanpa menghakimi agar mereka tidak takut melaporkan pengalaman yang mencurigakan atau tidak menyenangkan.
Baca Juga: Siswa SMAN 1 Purwakarta Acungkan Jari Tengah pada Gurunya, Dedi Mulyadi Sarankan Hukuman Bersih-bersih Halaman dan Toilet Sekolah
7. Hindari Menakut-nakuti dengan Berlebihan
Menanamkan rasa takut berlebihan justru bisa membuat anak cemas dan sulit bersosialisasi.
Fokuslah pada edukasi yang rasional dan dapat dipertanggungjawabkan.
8. Beritahu Cara untuk Mengenali Perasaan Sendiri
Artikel Terkait
Lebih dari 15.500 Pasien Rasakan Manfaat Ortho-K, Kini Hadir di Pantai Indah Kapuk
Remaja 14 Tahun Lawan Mata Minus 11, Terbantu Vision Therapy dan Ortho-K di VIO Optical Clinic
SUN Lanjutkan Gerakan Lahap Makan 2026, Dampingi Ibu Hadapi GTM Anak
Remaja Sering Marah? Hati-Hati, Bisa Picu Penuaan Dini di Masa Depan
Ketika Anak yang Terlihat Sehat Tiba-Tiba Sakit: Cerita Meisya Siregar dan Pelajaran Tentang ITP