Misalnya, satu anak mungkin lebih terpengaruh oleh budaya pop dan media sosial, sementara yang lain lebih dipengaruhi oleh nilai-nilai tradisional dan keluarga.
6. Adaptasi dan Kompetisi Antar Saudara
Saudara kandung sering kali mengembangkan identitas mereka sendiri untuk membedakan diri satu sama lain dan mengurangi kompetisi.
Ini dikenal sebagai "diferensiasi". Sebagai contoh, jika satu anak dikenal sebagai siswa yang sangat akademis, saudaranya mungkin memilih untuk menonjol dalam olahraga atau seni untuk menghindari perbandingan langsung.
Artikel Terkait
Cara Mengatasi Baby Blues pada Ayah
5 Rekomendasi Film yang Sarat akan Makna Kekeluargaan
Ramai Istilah 'Dysfunctional Family' atau Keluarga Disfungsional: Ketahui Dampak dan Solusinya