5 Rekomendasi Film yang Sarat akan Makna Kekeluargaan

Photo Author
Agnia Qurota Ayun, Smart Parent
- Senin, 11 Maret 2024 | 18:19 WIB

SmartParent.id - Disini, saya akan mencoba untuk memberikan ulasan berdasarkan pengalaman saya sebagai penikmat film. Berikut daftar 5 film yang sarat akan makna kekeluargaan.

1. Ngeri Ngeri Sedap

Film ini berasal dari Indonesia, ya Indonesia. Mungkin, selama ini banyak yang menganggap sebelah mata industri perfilman di Indonesia. Tetapi untuk yang satu ini, saya merasa benar-benar ingin mendebat anggapan tersebut. Film ini sangat mudah untuk dimengerti karena sepertinya, film ini cukup menggambarkan keadaan keluarga-keluarga yang ada di Indonesia. Oleh karena itu, saya merasa bahwa film ini cocok untuk ditonton oleh anda dan keluarga karena didalamnya terdapat pesan yang mendalam tentang bagaimana sikap saling menghargai diantara anggota keluarga seharusnya diaplikasikan. Dari film ini, kita berusaha untuk menilai semua anggota keluarga secara objektif, tidak berat sebelah karena merasa lebih tua atau lebih muda. Selain itu, film ini juga berusaha untuk menyadarkan kita bahwa sedekat apapun hubungan kita dengan keluarga, kita tetaplah manusia yang berbeda.


2. My Annoying Brother (Korea)

Tentang dua saudara tiri yang saling mendukung satu sama lain dengan caranya masing-masing. Film ini mencoba untuk menyampaikan bahwa seterbatas apapun seseorang—entah itu dari segi fisik atau psikis, ia dapat merasakan dan memberikan kasih sayang terhadap orang-orang yang berada disekitarnya. Selain itu, film ini juga menunjukkan bagaimana hubungan mereka membaik seiring berjalannya waktu dengan berbagai emosi yang terlibat. Meski dikemas dengan humor, film ini berhasil menyampaikan pesan persaudaraan yang hangat sekaligus haru kepada penonton.

3. Pawn (Korea)

Film ini bercerita tentang kasih sayang yang lahir dari empati. Meski kasih sayang yang tumbuh berasal dari keadaan yang memaksa, kepedulian yang tulus membuat emosi didalam film ini cukup mendalam. Dimana anak kecil yang kondisinya masih membutuhkan orang dewasa didalam hidup untuk menjadi tempat bersandar sebelum dapat berdiri sendiri, rasanya sangat mudah dipahami mengapa seseorang yang terlihat keras kepalapun tergerak hatinya.

4. Little Forest (Korea)

Meski film ini didominasi kehidupan anaknya saja. Saya menangkap pesan lain yang mungkin cukup tersirat, tentang hubungan seorang anak dan ibunya yang diliputi kesalahpahaman sehingga hubungannya menjadi renggang, tetapi sang anak tetap pulang ke kampung halamannya untuk merasakan kenyamanan-kenyamanan yang ibunya wariskan sebelum akhirnya berpisah melalui cara bertahan hidup disana dengan membuat berbagai macam olahan, memasak, dan berkebun.

5. Miracle in Cell No. 7 (Korea)

Film ini bercerita mengenai kesalahpahaman yang terjadi dalam sebuah insiden kecelakaan yang melibatkan ayah dari seorang anak. Banyak yang terlibat untuk membantu seorang ayah tunggal tersebut untuk bebas dari tuduhan. Usaha-usaha yang tergambar dalam film ini membentuk persaudaraan yang kuat antar narapidana. Empati yang tumbuh dari tiap orang yang terlibat membuat film ini cukup menyayat hati. Meski fokus utama dalam film ini adalah hubungan ayah dengan anaknya, namun secara keseluruhan, banyak peran-peran penting dibaliknya.

Sebagai penutup, setiap manusia di dunia ini hidup untuk pertama kalinya, bahkan peran yang kita pegang entah sebagai anak atau orangtua juga pertama kali sehingga wajar saja bila melakukan kesalahan. Oleh karena itu, kita perlu terus belajar untuk menjadi lebih baik.

Editor: Agnia Qurota Ayun

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Terkini

X