SMARTPARENT.ID Jika buah hati kita tak suka sayur dan buah, Mama jangan patah semangat. Terus cari cara bagaimana supaya anak menjadi suka sayur dan buah. Bisa mudah, bisa juga sulit karena tergantung dari bagaimana sikap Mama menghadapi anak dan mencari cara yang tepat. Berikut ada beberapa tips yang bisa diikuti Mama dalam mengatasi anak yang tidak suka sayur dan buah.
Baca Juga: Yuk Ajak Anak Makan Buah dan Sayur, Kaya Nutrisi Lo Moms
- Kita Harus Suka
Hal pertama yang harus kita lakukan adalah, beri contoh kepada anak bahwa kita menyukai sayuran dan buah. Jika kita menyukainya maka di dalam menu sehari-hari kita akan selalu ada sayuran dan buah. Otomatis kita pun akan memberikan menu makan anak juga lengkap dengan sayuran dan buah. Mulai dari menu MPASI ketika ia bayi hingga menu sarapan untuk keluarga saat ia batita. Dengan begitu sejak kecil ia akan menyukai sayuran dan buah. Sebaliknya, jika kita tak suka sayur dan buah atau suka namun jarang menyajikannya, anak akan tidak terbiasa sehingga ia akan lebih memilih makanan yang lain yang dinilainya lebih gurih, mi instan misalnya.
- Ciptakan Hal yang Menyenangkan
Tak selalu, orangtua yang suka makan sayur dan buah maka anaknya pasti ikut suka. Banyak anak yang orangtuanya sudah menyontohkan, menyajikan, menjelaskan, anak tetap saja tak suka. Jika demikian kita perlu menciptakan hal yang menyenangkan. Misalnya, peras jeruk kemudian tambahkan air dan es, berikan kepadanya. Pilih waktu yang tepat, ketika ia tengah haus misalnya, rasa dingin, manis, segar akan membuat anak menyukainya. Pilih jeruk yang manis sehingga anak akan mudah suka. Banyak cara lain yang bisa dilakukan, menyisipkan sayuran di dalam roti isi atau burger, mengiriskan wortel atau mentimun di nasi goreng, memberi isi sayuran pada nugget, membuat es buah dicampur sirup yang disukai anak, dan lainnya.
Baca Juga: Yuk Moms, Ajari si Kecil Memakai Baju dan Celana Sendiri!
- Makan Bersama
Sebaiknya, jangan hanya meminta anak makan sayur dan buah sementara kita tidak. Kita harus memakannya juga, lakukan bersama-sama. Isi piring kita dengan sayuran lalu jelaskan manfaat, nama, dan rasanya. Ajak anak ikut memakannya, yakinkan dan beri ia semangat, dan jangan lupa ciptakan suasana menyenangkan sehingga anak dengan senang hati mengonsumsi sayuran dan buah.
- Tak Asing dengan Sayur dan Buah
Sesuatu yang asing mungkin membuat anak menjadi tak suka. Misalnya, ketika di rumah tidak atau jarang sekali tersedia sayur dan buah wajar jika kemudian anak tak menyukainya. Maka, buatlah anak tidak asing dengan buah, misalnya letakkan jeruk di piring di atas meja, potongan apel di dalam kulkas, potongan buncis di kotak bekal sekolahnya, taburkan irisan buah ke sereal, aneka sayuran di dalam menu kesehariannya. Dengan begitu anak tak akan asing dengan sayur dan buah, mereka akan mencicipi sehingga lambat laun akan menyukainya.
- Biarkan Anak Memilih
Beri kesempatan anak untuk memilih buah yang mau ia makan. Mungkin ia suka mangga, jeruk, apel, atau yang lainnya, usahakan menyediakannya. Jangan malah memaksanya untuk makan durian kalau saat itu ia sedang ingin makan mangga. Sebab, ia akan menolak dan bisa saja sulit menyukai buah. Demikian pula dengan sayur, jika ia sedang ingin makan sayur bayam, atau sayur tauge, gado-gado, usahakan untuk menyediakannya. Jangan sampai ketidakmauan kita menyediakannya membuat anak malas makan sayur.
Baca Juga: Begini Cara Mengatasi Anak yang Suka Memukul
- Buahnya Manis dan Beraneka Macam
Khusus buah, pilihlah yang rasanya manis, tidak masam atau getir sehingga anak mudah menyukainya. Sebaiknya tak hanya satu jenis buah, kenalkan dengan aneka buah dengan tekstur yang berbeda-beda. Mungkin anak tak suka dengan yang bertekstur lembek seperti pepaya, kenalkan dengan yang renyah seperti pir yang dipotong kecil-kecil. Sangat baik jika kita memberikan jenis buah yang jarang ditemukan di rumah seperti bacang, kecapi, duku, sehingga dapat memperkaya wawasan anak akan buah.
- Kompetisi Makan
Sesekali, boleh mengadakan kompetisi makan sayur dan buah di rumah. Misalnya, siapa yang menghabiskan semangkuk sayur bayam dia akan diizinkan makan es krim. Atau, siapa yang bisa menghabiskan lebih banyak jus maka ia boleh main sepeda lebih dulu. Biasanya, jika ada iming-iming hadiah, anak akan lebih semangat memakannya.\
Baca Juga: Moms, Ini Penyebab Kenapa Anak Suka Memukul!
- Camilan Buah
Ciptakan camilan yang sehat, bukan dengan gorengan, junk food tetapi buah atau sayuran. Misalnya, berikan anak pisang, jeruk, mangga, buncis rebus, tomat, wortel rebus, atau lainnya di antara waktu makan. Namun perlu pembiasaan sejak dini. Kalau sudah terlanjur makan camilan lain, kita bisa mengubah kebiasaan tersebut secara perlahan. Mungkin awalnya harus dikombinasi antara buah/sayuran dengan camilan lainnya. Kemudian perbesar porsi camilan buah/sayuran dibandingkan yang lainnya. Bentuknya pun harus menarik, misalnya membentuk jeruk seperti bunga, pepaya berbentuk hewan, apel berbentuk manusia, pir berbentuk kendaraandan lainnya. Ukurannya pun harus disesuaikan dengan tangan anak sehingga ia mudah menggenggamnya.
- Penyajian yang Menarik
Awalnya mungkin anak tak tertarik makan sayur/buah. Kita bisa mengatasinya dengan penyajian yang menarik. Misalnya, ketika padukan telur ceplok, wortel, tomat, sawi hijau, sosis, dan nasi goreng menjadi sebuah kreasi yang menarik. Letakkan telur ceplok di tengah nasi goreng, kreasikan wortel berbentuk bintang lalu letakkan di atas telur ceplok sehingga membentuk mata, belah tomat dan iris menjadi setengah lingkaran lalu letakkan di sisi telur sehingga terlihat seperti telinga, kemudian belah sosis menjadi dua bagian dan bentuk menyerupai mulut, letakkan di bagian bawah telur, sawinya bisa diletakkan di atas telur dan wortel sehingga terlihat mirip rambut. Nah, penyajian menarik ini bisa disantap.