SMARTPARENT.ID Moms, tak hanya melepas pakaian, mulai usia 2 tahun anak sudah bisa diajarkan memakai baju dan sendiri. Tentu tak harus menuntutnya harus segera mempu melakukannya. Setidaknya Moms sudah berusaha mengajarinya.
Baca Juga: Moms, Yuk Ajari Anak Melepas Baju
Cara mengajarinya hampir mirip dengan cara melepas pakaian namun sedikit lebih sulit.
- Belajar memakai baju: Berikan baju yang berkancing besar dan jumlahnya sedikit. Saat memakai baju sehabis mandi, mintalah anak melakukannya sendiri. Tuntun ia bagaimana cara melakukannya. Sesuaikan dengan kemampuan anak, sebab tak semua anak kemampuan motoriknya sama. Bisa juga memberinya kaos yang lentur dan lembut sehingga anak lebih mudah memakainya. Secara bertahap, bisa memberikan baju dengan kancing lebih banyak, memakai resleting, berlengan panjang, dan seterusnya.
- Belajar memakai celana: Berikan celana pendek berkaret yang lentur dan tidak terlalu keras. Umumnya celana model ini lebih mudah dipakai anak. Setelah ia lancar memakainya, barulah berikan celana berkancing dan yang menggunakan resleting. Tapi Moms harus pantau saat ia menarik resleting, khususnya untuk anak laki-laki. Khawatir kemaluannya terkena resleting.
- Namun, bagi banyak anak memakai baju/celana tak semudah melepas baju/celana sehingga anak membutuhkan bantuan kita. Misalnya, anak mungkin kesulitan mengancing kembali bajunya bantulah ia melakukannya, mungkin ia kesulitan memasukan kaki ke lubang celananya maka bimbinglah ia, mungkin ia kesulitan memasukkan lubang kaos ke kepalanya maka pegang tangannya dan bantu ia menggerakkannya, dan seterusnya. Tetapi, kita bersifat membantu sambil terus menstimulasi kemampuan anak sehingga perlu sabar melakukannya. Jangan sampai karena tidak sabar kita malah mengambil alih sehingga kita yang memakaikan baju atau selana anak.
- Bantuan ini sebaiknya dikurangi seiring meningkatnya kemampuan anak memakai baju atau celana. Jika kita melihat ia kesulitan namun kita yakin ia mampu melakukannya sebaiknya tak segera ambil alih.
- Berikan terus kesempatan pada anak melakukannya sendiri karena dari kesulitan itu ia akan belajar dan belajar sehingga akhirnya mampu melakukannya dengan baik. Tetapi, jika ia masih tak mampu melakukannya dengan baik, sebaiknya tak menertawakan apalagi melecehkannya dengan bilang ia “payah” misalnya.
- Sebaiknya berikan ia semangat dan tingkatkan kepercayaan dirinya bahwa ia mampu melakukannya dengan baik. Dengan begitu anak akan tambah semangat dan terus berusaha memakai baju atau celana.
- Jangan lupa berikan apresiasi jika anak mampu melakukannya sehingga ia merasa dihargai dan semangat untuk belajar kembali. Ungkapkan kesenangan kita atas keberhasilan anak. “Anak mama hebat, bisa memakai baju sendiri!” misalnya.
Baca Juga: Usia 2 Tahun Sudah Bisa Buka Baju Sendiri? Itu Bagus Moms