SMARTPARENT.ID - Tantrum anak memang bisa bikin pusing tujuh keliling, apalagi kalau terjadi di tempat umum. Anak tiba-tiba menangis kencang, berguling-guling, bahkan melempar barang. Rasanya sebagai orangtua, kita ingin langsung teriak juga. Tapi tenang, Bunda. Menghadapi anak tantrum tanpa marah itu bisa banget dilakukan, lho. Yuk, kita bahas cara-caranya secara santai tapi tetap ilmiah dan aplikatif!
Apa Itu Tantrum?
Tantrum adalah luapan emosi anak yang terjadi ketika mereka merasa frustrasi, lelah, lapar, atau tidak bisa mengungkapkan perasaannya dengan baik. Biasanya terjadi pada usia 1–4 tahun, saat kemampuan verbal anak belum berkembang maksimal.
Menurut American Academy of Pediatrics (AAP), tantrum merupakan bagian dari perkembangan anak yang normal. Tapi tetap, kita sebagai orangtua perlu tahu cara menanganinya agar tidak menjadi kebiasaan buruk atau memicu stres keluarga.
Kenapa Anak Bisa Tantrum?
Beberapa alasan umum anak mengalami tantrum:
- Lelah atau mengantuk
- Lapar
- Ingin sesuatu tapi tidak bisa mengungkapkan
- Merasa tidak diperhatikan
- Ingin menguji batas kesabaran orangtua
Nah, memahami penyebab ini akan membantu kita lebih bijak dalam menghadapi tantrum tanpa emosi.
Cara Menangani Anak Tantrum Tanpa Marah
Berikut tips jitu dan realistis untuk menghadapi tantrum anak dengan kepala dingin:
- Tarik Napas Dalam-Dalam, Tenangkan Diri Dulu
Sebelum menenangkan anak, tenangkan diri sendiri dulu. Ambil napas dalam-dalam, hitung sampai 10. Kalau perlu, mundur sebentar. Ingat, anak belajar dari reaksi kita. Saat kita tetap tenang, anak pun akan belajar menenangkan diri.
“Children learn more from what you are than what you teach.”
– W.E.B. Du Bois
Baca Juga: Panduan MPASI untuk Bayi 6 Bulan: Awal Perjalanan Makan Si Kecil