- Mengalami Kejadian Traumatik
Kejadian traumatik bisa sangat membekas di hati anak. Bila anak melihat ibu atau ayahnya kecelakaan, meninggal dunia, jatuh dari tempat yang cukup tinggi, atau mungkin si anak sendiri yang mengalaminya, sangat mungkin hal ini akan membekas di dalam otaknya. Tersimpan lama dan anak sering dihantui oleh mimpi-mimpi buruk. Pada kondisi traumatik yang cukup berat, gangguan bisa saja terjadi pada kondisi psikologis anak, tidak hanya pada saat tidur, dalam keadaan terjaga pun anak merasa dihantui.
- Disebabkan Fantasi Anak
Perlu dipahami, fantasi anak usia ini sangat besar yang terkadang sesuatu yang sebenarnya normal-normal saja difantasikan menjadi hal yang menakutkan. Misalnya, di film-film kartun sering diperlihatkan perilaku-perilaku kasar, seperti binatang yang digebuk dengan palu besar hingga tubuhnya rusak. Lalu bisa kembali normal seperti semula dalam waktu singkat. Nah, bila fantasi anak sangat besar bisa saja hal yang sebenarnya sangat wajar ini berubah menjadi menakutkan dan akan terbawa ke alam mimpi. Hal ini terjadi karena anak batita belum mampu mengolah mana yang khayal dan mana yang tidak.
Baca Juga: Sebenarnya, Apa Itu Bipolar?