Untuk mengatasinya, ciptakan waktu kebersamaan yang konsisten, dipenuhi perasaan tenang, senang dan santai. Jika bepergian bersama, usahakan untuk tidak menyertakan sang suster – agar anak terbiasa berada bersama, lebih dapat belajar dan berkomunikasi, bisa merasakan senangnya jalan-jalan dengan orang tuanya. Orang tua juga belajar dari anaknya, dan melihat hasil didikannya selama ini melalui sikap dan perilakunya. Dengan demikian, orang tua bisa memahami perilakunya sendiri, mana yang perlu diubah dan mana yang perlu ditingkatkan.
Baca Juga: 5 Alasan Mengapa Ubun-Ubun Bayi Berdenyut