Moms, Perilaku Orangtua yang Keliru Bisa Membuat Anak Mudah Panik Lo.

Photo Author
Irfan Hasuki, Smart Parent
- Jumat, 26 Juli 2024 | 11:30 WIB
Memeluk Anak (Keira Burton/Pexels)
Memeluk Anak (Keira Burton/Pexels)

Kebiasaan menakut-nakuti anakpun akan menciptakan rasa panik pada anak. Misalnya, ketika malam hari anak tidak mau tidur kemudian kita sering menakut-nakutinya, “Awas, kalau kamu tidak mau tidur nanti datang makhluk buas dari ruangan yang gelap itu!” Kalimat demikian akan membuat anak menciptakan halusinasinya sendiri yang akhirnya membuatnya takut. Nantinya, ketika dia melihat ruangan gelap, suasana gelap, atau kegelapan lainnya akan muncul kepanikan.

Moms sebaiknya jangan pernah menakut-nakuti anak. Jika Moms ingin agar anak patuh sebaiknya buat peraturan yang didiskusikan bersama anak. Misalnya, jika kita ingin anak sudah tidur jam 21.00, komunikasikan dengan baik lalu ajak anak mematuhinya tanpa ada tekanan ini dan itu.

- Pernah Mengalami Trauma

Trauma bisa sangat mempengaruhi kepribadian anak selanjutnya karena bayangan trauma akan membekas kuat di dalam diri si anak. Misalnya, anak mengalami kejadian yang sangat tidak diduga sebelumnya. Ketika dia sedang bermain di halaman rumah misalnya, kemudian muncul orang gila tepat di depannya. Dengan wajah coreng-moreng, pakaian carut-marut, serta dengan racauan yang tidak karuan, mungkin akan membuat anak merasa sangat ketakutan. Nah, bila hal ini membuatnya trauma, mungkin di lain waktu anak melihat orang gila lain, kepanikannya akan mudah muncul. Biasanya, kepanikan akibat trauma sulit segera dihilangkan. Mungkin saja di usia 7-8 tahun kepanikannya terhadap orang gila masih tetap membekas.

Yang perlu Moms lakukan, hindari anak dari sumber ketakutannya. Misalnya, jika anak trauma pernah dicakar kucing, untuk sementara jangan pelihara kucing di rumah. Jika traumanya sudah mulai mereda, Moms bisa menunjukkan betapa kucing bisa diajak bermain, tidak galak, lucu, dan lainnya. Tetapi kalau traumanya kuat, Moms bisa berkonsultasi ke psikolog.

Baca Juga: Ih… Kecil-kecil Kok Suka Mengejek

- Takut Sesuatu yang Asing

Kepanikan bisa timbul karena sesuatu yang asing. Entah badut yang belum pernah dilihat sebelumnya, suara petir yang menggelegar, patung model, atau hal lain. Ketika mendengar suara petir yang menggelegar misalnya, sebenarnya anak berusaha untuk mencerna dan mencari tahu suara tersebut. Namun karena terasa begitu asing dan mengagetkan, rasa paniklah yang muncul lebih kuat.

Moms bisa menenangkan anak. Peluklah ia lalu jelaskan bahwa suara yang baru didengarnya adalah petir. “Petir berada di langit, kita aman karena berada di dalam rumah.”misalnya.

Halaman:

Editor: Irfan Hasuki

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Terkini

Bagaimana Mengajarkan Empati pada Anak Balita?

Kamis, 12 Juni 2025 | 20:40 WIB

Moms, Aku Mau Videocall Ayah!

Rabu, 26 Februari 2025 | 07:56 WIB

Ketika Anak Tak Mau Pakai Baju, Bolehkah Kita Memaksa?

Selasa, 25 Februari 2025 | 21:18 WIB

Jangan Mengancam Anak Tetapi Berikan Ia Penjelasan

Selasa, 25 Februari 2025 | 20:51 WIB

Moms, Jangan Pernah Mengancam Anak, Ya!

Selasa, 25 Februari 2025 | 20:41 WIB

Biarkan Anak Corat-coret, Disitu Tumbuh Kreativitas

Senin, 24 Februari 2025 | 17:06 WIB

Moms, Perlu Lo Sesekali Anak Dibebaskan Bermain

Senin, 24 Februari 2025 | 15:52 WIB

Bila Anak Suka Tak Sopan, Ini Cara Mengatasinya

Sabtu, 22 Februari 2025 | 21:14 WIB

Ini Manfaat Buat Anak Saat Belajar di Meja Makan

Jumat, 21 Februari 2025 | 15:37 WIB

Saat Makan Saatnya Anak Belajar

Jumat, 21 Februari 2025 | 14:47 WIB
X