SMARTPARENT.ID – Ada banyak vaksinasi yang bisa didapatkan, salah satunya vaksin Hepatitis A. Seberapa penting vaksin Hepatitis A untuk anak, yuk simak uraiannya.
Apa Itu Vaksin Hepatitis A?
Vaksin hepatitis A (HepA) melindungi terhadap hepatitis A, infeksi hati menular yang disebabkan oleh virus hepatitis A (HAV). Vaksin diberikan dalam 2 suntikan dengan jarak minimal 6 bulan.
HAV menyebar sebagian besar melalui kotoran (kotoran) orang yang terinfeksi. Penderita hepatitis A mungkin tidak menunjukkan gejala atau merasa sangat sakit disertai demam, mual, muntah, dan penyakit kuning.
Kapan Anak Mendapatkan Vaksin HepA?
Vaksin HepA direkomendasikan untuk anak usia 12–23 bulan, yang akan mendapatkan dosis kedua setidaknya 6 bulan kemudian. Bayi berusia 6 bulan juga bisa tertular jika mereka bepergian ke tempat yang banyak terjadi penyakit hepatitis A. Mereka masih memerlukan vaksinasi rutin setelah ulang tahun pertama.
Vaksin ini juga direkomendasikan untuk semua anak-anak yang lebih tua dan orang dewasa yang belum mendapatkan vaksinasi, terutama jika mereka memiliki risiko lebih tinggi untuk tertular (misalnya keluarga yang mengadopsi anak dari negara lain) atau terkena penyakit hepatitis A yang parah (misalnya orang yang menderita hepatitis A). dengan penyakit hati kronis atau infeksi HIV).
Siapa pun yang belum divaksinasi dan melakukan kontak langsung dengan penderita hepatitis A harus mendapatkan suntikan dalam waktu 2 minggu setelah terpapar untuk menghindari infeksi.
Mengapa Vaksin HepA Direkomendasikan?
Vaksin HepA tidak hanya melindungi anak-anak yang mendapatkannya – tetapi juga membantu mencegah wabah. Wabah adalah ketika suatu penyakit terjadi dalam jumlah yang lebih besar dari yang diperkirakan di suatu wilayah tertentu.
Pusat penitipan anak dulunya merupakan tempat umum terjadinya wabah hepatitis A. Banyak anak yang tertular tidak menunjukkan gejala, sehingga mudah menularkan virus ke orang lain. Kini, karena banyak anak kecil yang mendapatkan vaksinasi terhadap hepatitis A, wabah seperti ini sudah jarang terjadi. Namun, wabah masih bisa terjadi di tempat lain.