Kasusnya Terus Meningkat, Ternyata ini Cara Penularan Virus Mpox pada Anak

Photo Author
Saeful Imam, Smart Parent
- Rabu, 28 Agustus 2024 | 13:30 WIB
Ternyata ini cara penularan mpox pada anak  (Blendertimer/pixabay)
Ternyata ini cara penularan mpox pada anak (Blendertimer/pixabay)

SMARTPARENT.ID - Mpox, yang sebelumnya dikenal sebagai cacar monyet, kini menjadi masalah kesehatan serius di Republik Demokratik Kongo, terutama bagi anak-anak.

Kongo menyumbang sekitar 96 persen dari total kasus Mpox di Afrika, menjadikannya negara dengan jumlah kasus tertinggi di benua tersebut.

Penyebaran penyakit ini sebagian besar terjadi pada anak-anak, menimbulkan kekhawatiran mengenai cara penularan yang efektif dan cepat.

Baca Juga: Mirip Fase saat HIV/AIDS Menyebar, WHO Umumkan Darurat Kesehatan Internasional atas Wabah Mpox

Penularan Mpox terjadi melalui beberapa cara yang telah diidentifikasi oleh para ahli.

Salah satunya adalah transmisi dari manusia ke manusia, yang paling umum terjadi melalui kontak langsung.

Selain itu, penyakit ini juga dapat menyebar melalui benda yang terkontaminasi, kontak dengan hewan, dan penularan dari ibu ke janin selama kehamilan.

Berdasarkan laporan otoritas kesehatan di Kongo dan negara tetangganya, penularan di rumah menjadi salah satu penyebab utama infeksi Mpox pada anak-anak.

Baca Juga: Nyalakan Tanda Bahaya! Kasus Penyakit MPOX Meningkat di DKI Jakarta, ini Gejalanya

Banyak kasus dimulai ketika orang dewasa terinfeksi kemudian menyebarkan virus tersebut kepada anggota keluarga lainnya, termasuk anak-anak yang tinggal serumah.

Rendahnya imunitas pada anak-anak serta malnutrisi yang dialami, semakin memperburuk dampak penularan.

Meskipun masyarakat Kongo sering berkumpul dalam acara keagamaan, kegiatan ini tidak dianggap sebagai sumber utama penularan Mpox.

Baca Juga: Status Darurat Global Cacar Monyet Mpox, Begini SIkap WHO dan Respons di Indonesia

Risiko penularan dalam pertemuan massal atau acara besar lainnya masih dinilai rendah.

Halaman:

Editor: Saeful Imam

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X