Status Darurat Global Cacar Monyet Mpox, Begini SIkap WHO dan Respons di Indonesia

Photo Author
Hilman Hilmansyah, Smart Parent
- Sabtu, 24 Agustus 2024 | 11:47 WIB
Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) baru-baru ini menetapkan cacar monyet, atau yang dikenal sebagai Mpox, sebagai keadaan darurat global ( Ilustrasi: Pexels/Anna Shvets)
Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) baru-baru ini menetapkan cacar monyet, atau yang dikenal sebagai Mpox, sebagai keadaan darurat global ( Ilustrasi: Pexels/Anna Shvets)

 

SMARTPARENT.ID - Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) baru-baru ini menetapkan cacar monyet, atau yang dikenal sebagai Mpox, sebagai keadaan darurat global. Penetapan ini menunjukkan betapa seriusnya penyebaran virus ini dan perlunya respons yang terkoordinasi secara internasional.

Di Indonesia, Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin telah meminta masyarakat untuk tetap tenang dan tidak panik. Kementerian Kesehatan telah menyiapkan 12 laboratorium di seluruh negeri yang akan berfungsi sebagai pusat diagnostik untuk deteksi dan penanganan kasus Mpox.

Langkah ini merupakan bagian dari strategi yang lebih luas untuk mencegah penyebaran penyakit ini di masyarakat. Dengan adanya laboratorium-laboratorium ini, pemerintah berharap dapat mendeteksi dan mengatasi kasus Mpox secara dini, sehingga risiko penyebaran dapat diminimalkan.

Mengenal Mpox (Cacar Monyet)

Mpox, sebelumnya dikenal sebagai cacar monyet, adalah infeksi virus langka yang disebabkan oleh virus mpox dari keluarga poxvirus. Virus ini pertama kali teridentifikasi pada monyet di laboratorium pada tahun 1958 dan kini telah ditemukan pada manusia di berbagai negara. Meski mirip dengan cacar, Mpox biasanya lebih ringan dan ditandai oleh gejala seperti demam, ruam kulit, dan pembengkakan kelenjar getah bening.

Baca Juga: Tips Merawat dan Menjaga Kesehatan Gigi Anak

Gejala Mpox: Gejala Mpox biasanya muncul dalam waktu 5 hingga 21 hari setelah terpapar virus. Gejala awal termasuk:

  • Demam: Biasanya disertai dengan gejala flu seperti nyeri otot dan kelelahan.
  • Ruam Kulit: Dimulai dengan bintik-bintik kecil yang kemudian berkembang menjadi gelembung berisi cairan, sebelum mengering dan membentuk kerak.
  • Pembengkakan Kelenjar Getah Bening: Kelenjar getah bening di leher, ketiak, atau selangkangan dapat membengkak dan terasa nyeri.

Status Darurat Global oleh WHO

WHO telah mengumumkan Mpox sebagai status darurat global, yang menunjukkan bahwa wabah ini berpotensi memberikan dampak besar terhadap kesehatan masyarakat internasional dan memerlukan respons global yang cepat dan terkoordinasi.

Alasan Penetapan Status Darurat:

  1. Penyebaran Luas: Mpox telah menyebar ke berbagai negara di seluruh dunia, menunjukkan bahwa virus ini tidak terbatas pada daerah endemik asalnya.
  2. Kekhawatiran Kesehatan Masyarakat: Mpox dapat menyebabkan komplikasi serius, terutama pada individu dengan sistem kekebalan tubuh yang lemah atau kondisi medis tertentu.
  3. Dampak Ekonomi dan Sosial: Wabah Mpox dapat mempengaruhi ekonomi dan kesejahteraan sosial, terutama melalui dampaknya pada sistem kesehatan dan aktivitas sehari-hari masyarakat.

Baca Juga: Pahami Dunia Digital Anak, Mengatur Batasan dan Waktu Layar

Faktor Penyebab dan Penyebaran Mpox

Faktor Penyebab:

Halaman:

Editor: Hilman Hilmansyah

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Terkini

X