news-n-trend

Sejarah Virus Mpox, Ternyata Sudah Ditemukan Sejak 1958 di Denmark

Rabu, 28 Agustus 2024 | 18:00 WIB
Virus ini ternyata sudah lama ada, ditemukan di Denmark (Alexandra Koch/pixabay)

Informasi lebih lanjut mengenai wabah global tersedia di sini , termasuk informasi mengenai respons masyarakat untuk mengendalikan wabah ini.

Pada tahun 2022, wabah mpox akibat clade I terjadi di kamp pengungsi di Republik Sudan.

Sejak 2022, terjadi peningkatan kasus dan kematian akibat mpox di Republik Demokratik Kongo.

Baca Juga: Kasusnya Terus Meningkat, Ternyata ini Cara Penularan Virus Mpox pada Anak

Di beberapa wilayah negara tersebut, cabang baru klade I, yang disebut klade Ib, telah menyebar dari orang ke orang. Hingga pertengahan 2024, klade tersebut juga telah dilaporkan di negara-negara lain.

Lebih dari 120 negara telah melaporkan mpox antara Januari 2022 – Agustus 2024, dengan lebih dari 100.000 kasus yang dikonfirmasi oleh laboratorium dan lebih dari 220 kematian di antara kasus-kasus yang dikonfirmasi.

 

Tanggapan WHO

WHO bekerja dengan Negara-negara Anggota dan mitranya untuk mencegah dan merespons wabah mpox.

Hal ini termasuk mengoordinasikan penelitian mengenai vaksin dan pengobatan, memperkuat sistem kesehatan negara, dan berupaya memfasilitasi akses yang adil terhadap vaksin, terapi, diagnostik, dan alat-alat lainnya.

Baca Juga: Kenali Tumbuh Kembang Anak Usia Dini, Begini Cara Stimulasinya

Direktur Jenderal WHO Dr Tedros Adhanom Ghebreyesus telah dua kali menyatakan mpox sebagai darurat kesehatan masyarakat yang menjadi perhatian internasional (PHEIC), pertama pada Mei 2022 dan kedua pada Agustus 2024.

Halaman:

Tags

Terkini