news-n-trend

Viral Selebgram Chandrika Chika Ditangkap Kasus Narkoba, Begini Efek Ganja Bagi Kesehatan Tubuh

Rabu, 24 April 2024 | 09:06 WIB
Selebgram Chandrika Chika ditangkap karena kasus narkoba menggunakan ganja jenis liquid, waspadai efek ganja bagi kesehatan tubuh (Instagram/chndrika_)

Bukti dari penelitian pada hewan dan manusia menunjukkan bahwa tingkat keparahan dampak penggunaan ganja terhadap perkembangan kognitif bergantung pada usia saat penggunaan ganja dimulai.

Salah satu penjelasan yang mungkin adalah bahwa mereka yang mulai menggunakan ganja pada usia remaja cenderung menjadi sangat bergantung. Masuk akal bahwa penyalahgunaan ganja kronis akan mengganggu pendidikan dan pelatihan. Namun, dari sudut pandang biologis, penggunaan ganja selama periode kritis perkembangan otak yang masih matang dapat menyebabkan perubahan terus-menerus pada struktur otak dan fungsi otak.

Baca Juga: Pijat Aromaterapi, Solusi Mengatasi Stres dan Sulit Tidur

Oleh karena itu, dampak penggunaan ganja yang sering terjadi pada masa remaja dapat berbeda dan lebih serius dibandingkan dampak pada masa dewasa, sebuah permasalahan yang semakin dikenal dalam bidang penelitian ganja.

Sebuah studi oleh Bartholomew menunjukkan kemungkinan gangguan memori terkait dengan penggunaan ganja pada orang dewasa muda. Analisis menunjukkan tidak ada perbedaan signifikan dalam jumlah kegagalan memori prospektif yang dilaporkan sendiri.

Pengguna ganja mengingat lebih sedikit kombinasi lokasi-tindakan dibandingkan non-pengguna dalam tugas memori prospektif berbasis video. Studi tersebut menyimpulkan bahwa penggunaan ganja mempunyai efek merugikan pada kemampuan memori prospektif pada orang dewasa muda namun pengguna mungkin tidak menyadari kekurangan ini.

Parameter neuropsikologis spesifik tertentu diketahui terpengaruh. Yang paling umum dan konsisten dilaporkan adalah waktu respons, perpanjangan waktu melihat kata, defisit okulomotor dasar, sisa memori verbal, dan fungsi eksekutif. Disfungsi ini meningkatkan tuntutan kognitif. Berdasarkan temuan yang terjadi pada subkelompok pasien skizofrenia tertentu dan pada populasi normal, endofenotipe kognitif telah diusulkan yang meningkatkan kerentanan terhadap gangguan mirip skizofrenia.

Baca Juga: Bila Anak Malas Belajar, Begini Solusi Tanpa Perlu Memarahinya

BUKTI KETERGANTUNGAN DOSIS

Ada beberapa bukti bahwa penurunan kognitif berhubungan dengan dosis. Disfungsi kognitif juga dilaporkan berhubungan dengan jumlah konsumsi. Penggunaan ganja yang sangat berlebihan dikaitkan dengan penurunan kinerja neurokognitif yang terus-menerus.

Lebih khusus lagi, sebuah penelitian menunjukkan bahwa dosis THC yang terkandung dalam rokok ganja berhubungan linier dengan kinerja kognitif dan psikomotorik. Waktu respons melambat dan kontrol motorik menjadi lebih buruk dengan meningkatnya dosis THC.

Mungkin ada defisit kinerja yang relatif tidak kentara pada tingkat kontrol okulomotor dasar yang meningkat seiring dengan meningkatnya kompleksitas tugas dan tuntutan kognitif. Disfungsi kognitif yang terkait dengan penggunaan ganja jangka panjang atau berat dalam banyak hal serupa dengan endofenotipe kognitif yang telah diusulkan sebagai penanda kerentanan skizofrenia.

JALAN MENUJU DISFUNGSI KOGNITIF

Studi neuroimaging awal pada sebagian besar populasi non-psikotik menunjukkan bahwa ganja tidak mempengaruhi anatomi otak secara kasar. Namun, ganja memang meningkatkan aliran darah otak secara akut dan paparan jangka panjang menyebabkan penurunan aliran darah otak secara keseluruhan.

Baca Juga: Mengatasi Anak Tak Mau Sekolah, Ini 10 Kiat Jitu Tanpa Paksaan

Halaman:

Tags

Terkini